Jakarta, CNBC Indonesia - 'Raksasa nuklir muslim' atau Pakistan dilaporkan telah mengerahkan 8.000 tentara dan satu skuadron jet tempur JF-17 ke Arab Saudi. Pengiriman ini dilakukan di bawah fakta pertahanan bersama rahasia yang ditandatangani tahun lalu. Sementara itu, aksi jual obligasi jangka panjang mengguncang pasar global. Kondisi ini mendorong imbal hasil atau yield ke level tertinggi baru dalam beberapa dekade hingga meredam reli saham berbasis kecerdasan buatan.
Selengkapnya dalam program Profit CNBC Indonesia (Selasa, 19/05/2026) berikut ini.
Add
source on Google

















































