Usai Laba Anjlok 27,6%, PMUI Targetkan Omzet Naik 10% Tahun Ini

1 hour ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk. (PMUI) menargetkan pertumbuhan pendapatan naik 10% di tahun ini setelah sepanjang tahun 2025 mencatat penurunan dari Rp3,89 triliun menjadi Rp3,83 triliun. Sementara laba bersih PMUI anjlok dari Rp53,8 miliar menjadi Rp38,9 miliar.

Direktur Utama PMUI Agus Susanto mengatakan, manajemen tetap optimisme meskipun sedang dalam proses pelepasan kepemilikan di PT Graha Prima Mentari Tbk. (GRPM). Menurutnya, kontribusi GPRM tidak berdampak signifikan bagi keuangan perseroan.

"Kontribusi GRPM tidak terlalu signifikan, jadi saya rasa tidak berpengaruh apa pun," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Senin (11/5/2026).

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), PMUI teken termsheet akuisisi 80% saham GRPM. Perseroan mengungkapkan telah menandatangani termsheet atau non-binding agreement pada 12 Februari 2026 terkait rencana akuisisi saham GRPM.

Penandatanganan dilakukan oleh pihak PMUI selalu pemegang saham dengan PT Tunas Binatama Lestari. Perusahaan tersebut diketahui bergerak di bidang perdagangan dan pertambangan batu bara serta merupakan bagian dari kelompok usaha Rimau Group.

Adapun rencana transaksi mencakup pengambilalihan sebanyak 1,236 miliar saham GRPM atau setara sekitar 80% kepemilikan. Rinciannya terdiri dari PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk sebanyak 1.091.851.700 saham atau 70,67%, dan Agus Susanto sebanyak 144.148.300 saham atau 9,33%.

Dengan demikian, total saham yang akan dialihkan mencapai 80% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor GRPM.

Manajemen menjelaskan bahwa perjanjian tersebut masih bersifat tidak mengikat (non-binding) dan saat ini berada dalam tahap negosiasi lanjutan.

Namun, realisasi transaksi masih bergantung pada sejumlah syarat, termasuk pelaksanaan uji tuntas (due diligence), pemenuhan persyaratan internal para pihak, penandatanganan perjanjian definitif, serta persetujuan dari Bursa Efek Indonesia dan OJK sesuai ketentuan yang berlaku.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |