Tumpukan Sampah di Kelapa Gading Kebakaran, Bau Pekat Asap Masuk Permukiman

3 hours ago 6

Jakarta -

Tumpukan sampah di Jalan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut), terbakar. Petugas pemadam kebakaran (damkar) berupaya keras memadamkan kebakaran ini.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta menerima laporan kebakaran tumpukan sampah tersebut pada dini hari tadi, Kamis (23/4/2026), pukul 03.38 WIB. Delapan mobil damkar beserta 40 personel dikerahkan ke lokasi.

Tumpukan sampah yang terbakar itu berlokasi di Jalan Raya Pegangsaan Dua, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakut. Proses pemadaman dimulai pukul 03.52 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga hampir 12 jam ini, petugas damkar masih berupaya maksimal memadamkan titik-titik api di lokasi yang sudah seperti tempat pembuangan sampah (TPS) ini. Asap dan api masih muncul dari lokasi tumpukan sampah ini.

Asap pekat membumbung tinggi dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di kawasan Pengangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (23/4/2026). Kobaran api yang melalap tumpukan sampah terlihat membesar sejak pagi hari, memicu kepanikan warga sekitar.  Menurut keterangan petugas tempat ini sering kali kebakaran TPA nyaAsap pekat membubung dari tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di kawasan Pengangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (23/4/2026). Kobaran api yang melalap tumpukan sampah terlihat membesar sejak pagi hari, memicu kepanikan warga sekitar. Menurut keterangan petugas, tempat ini sering kali kebakaran. (Pradita Utama/detikfoto)

"Masih dalam pendinginan ya," kata petugas command center Dinas Gulkarmat Jakarta saat dimintai konfirmasi pukul 14.51 WIB.

Dalam proses pendinginan, petugas damkar akan mengurai dan menyemprot material yang terbakar untuk memastikan api menyala kembali. Petugas menyisir seluruh area yang terbakar agar api dipastikan mati sepenuhnya.

Proses pendinginan dilaporkan sudah dilakukan sejak pukul 05.44 WIB atau sekitar 9 jam lalu. Belum diketahui kronologi kebakaran ini.

"Kerja kami sampai tuntas bukan hanya ada asap dan api, kami urai satu persatu tumpukan-tumpukan sampah yang akan menimbulkan penyalaan kembali mengingat cuaca sekarang lagi panas-panasnya," tambah dia.

Pantauan detikcom, bau menyengat asap kebakaran menyebar hingga ke permukiman penduduk karena terbawa angin. Asap cukup pekat juga masih terlihat di lokasi.

Sejumlah petugas damkar yang mengenakan perlengkapan pelindung masih berupaya memadamkan api. Mereka berusaha mendekati titik api di tengah tumpukan sampah yang sulit dijangkau.

Kondisi medan yang tidak rata serta panas ekstrem menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman. Kepulan asap hitam pekat di udara membuat jarak pandang berkurang.

Beberapa warga terlihat menutup hidung dan mulut menggunakan masker atau kain seadanya untuk mengurangi paparan asap. Aktivitas di sekitar lokasi pun terganggu akibat kebakaran tersebut.

(jbr/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |