Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah menyiapkan lemari digital untuk mengarsipkan dokumen aparatur sipil negara (ASN). Lemari digital ini berupa ASN Digital atau aplikasi super (superapp) yang dirancang untuk menyederhanakan dan mengintegrasikan berbagai layanan manajemen ASN dalam satu sistem terpadu.
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengatakan telah menyiapkan 6,5 juta lemari digital untuk setiap ASN. Platform lemari digital ini mulai diluncurkan pada pertengahan 2025.
Adapun dokumen yang akan disimpan seperti dokumen riwayat pendidikan hingga berbagai akta seperti perkawinan dan kelahiran.
"ASN ini, kita buatkan lemari digital satu-satu. Jadi kalau dia punya ijazah, SD, SMP, SMA, S1, S2, S3, aslinya disimpan di rumah, filenya disimpan di ASN digital dengan namanya lemari digital. Dia boleh juga nyimpan akte kelahiran, akte perkawinan, gitu," ungkap Zudan kepada CNBC Indonesia dikutip Rabu (18/2/2026).
Adapun tujuannya selain mendigitalisasi dokumen adalah meminimalisir risiko kerusakan dokumen fisik akibat musibah dan kehilangan.
"Sehingga, kalau dokumen di rumah, mohon maaf jangan sampai terjadi gitu, rumahnya terbakar, rumahnya kebanjiran, dokumennya hilang, di lemari digital masih ada arsipnya," ungkap Zudan.
"Jadi semua dokumen yang diterbitkan negara, milik para ASN, bisa dimasukkan di lemari digital. Nah, jadi ASN kita tenang," sambung Zudan.
Dirinya jug berpesan untuk para ASN agar aktif memperbarui data atau dokumen di lemari digital tersebut.
"Yang penting dia mau aktif. Dan gini, banyak ASN kita itu lebih aktif update status di Instagram, di Facebook daripada update dokumennya di lemari digital. Ini kan nggak boleh, gitu," imbuhnya.
Dikutip dari laman resmi BKN, Selasa (6/1/2026), ASN Digital menjadi sistem satu pintu layanan kepegawaian yang mencakup 47 layanan, meliputi seluruh siklus manajemen ASN, mulai dari rekrutmen, pengembangan karier, hingga pensiun.
Melalui ASN Digital, ASN dapat mengakses layanan MyASN, SIASN, SSCASN, serta layanan administrasi kepegawaian BKN lainnya secara terintegrasi. ASN hanya perlu mengakses layanan ini dari laman asndigital.bkn.go.id. Namun untuk mengakses layanan tersebut, syaratnya pengguna harus mengaktifkan terlebih dulu sistem keamanan Multi-Factor Authentication (MFA).
(haa/haa)
Addsource on Google

















































