Roket Blue Origin Milik Jeff Bezos Meledak, Elon Musk Ikut Buka Suara

5 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Elon Musk ikut angkat bicara usai roket New Glenn milik Blue Origin meledak saat menjalani uji mesin di landasan peluncuran di Cape Canaveral, Kamis malam waktu setempat.

Lewat akun X miliknya, Musk menanggapi singkat insiden tersebut. "Sangat disayangkan. Roket memang sulit." tulis bos SpaceX itu.

Komentar Musk ini cukup menarik, mengingat Blue Origin milik Jeff Bezos selama ini menjadi salah satu pesaing utama SpaceX di industri peluncuran antariksa komersial.

Dikabarkan sebelumnya, ledakan terjadi ketika New Glenn menjalani hot-fire test, yakni pengujian mesin roket di darat dalam kondisi kendaraan tetap terpasang di landasan peluncuran.

Bezos memastikan seluruh personel yang berada di lokasi dalam kondisi aman. "Masih terlalu dini untuk mengetahui penyebab utamanya, tetapi kami sedang berupaya mencari tahu. Hari yang sangat berat, tetapi kami akan membangun kembali apa pun yang perlu dibangun dan kembali terbang," tulis Bezos.

Otoritas Manajemen Darurat Brevard County menyebut kejadian itu sebagai "anomali" dan memastikan tidak ada ancaman bagi masyarakat sekitar.

Meski begitu, Blue Origin memperingatkan kemungkinan puing-puing ledakan terbawa ke sejumlah pantai di sekitar Cape Canaveral dalam beberapa hari hingga beberapa pekan ke depan.

Perusahaan meminta warga tidak menyentuh atau mendekati puing apabila menemukannya karena berpotensi membahayakan keselamatan.

Cape Canaveral Space Force Station juga mengeluarkan peringatan serupa. Sementara itu, Federal Aviation Administration menyatakan insiden tersebut berada di luar cakupan aktivitas berlisensi FAA dan tidak berdampak pada lalu lintas udara.

Insiden ini terjadi di tengah persiapan Blue Origin untuk misi besar berikutnya. New Glenn sedianya dijadwalkan membawa 48 satelit milik Amazon untuk layanan internet orbit rendah Leo dalam beberapa pekan mendatang.

Amazon memastikan satelit-satelit tersebut belum dipasang ke roket dan saat ini berada dalam kondisi aman di fasilitas terdekat.

Perusahaan menambahkan New Glenn mencakup sekitar 25% dari lebih dari 100 jadwal peluncuran untuk proyek internet satelit Leo. Perusahaan masih memiliki empat roket lain dalam manifes peluncuran sehingga penyebaran satelit tetap bisa berlanjut sambil menunggu New Glenn kembali terbang.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |