Jakarta -
Anggota Komisi II DPR RI yang juga Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyampaikan keprihatinan terkait daerah terdampak bencana di utara Pulau Sumatera yang belum pulih sepenuhnya. Deddy lantas mengusulkan anggaran dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang besar bisa dialihkan untuk membantu pemulihan bencana hingga kondisi ekonomi yang tidak menentu.
Hal itu disampaikan Deddy dalam Rapat Kerja bersama Mendagri Tito Karnavian hingga Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Senin (30/3/2026). Ia sempat menghadirkan sejumlah video terkait kondisi di tiga provinsi terdampak bencana yang belum pulih seluruhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berharap Pak dari Komisi II agar kami disampaikan melalui kami saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Sumatera Utara, di Aceh tahu bahwa ada tahapan-tahapan yang akan dilalui untuk sampai di sana Pak," kata Deddy dalam rapat.
"Ini kan harus ada, nggak bisa hanya dengan ketersediaan anggaran. Saya bingung kalau berangkatnya dari ketersediaan anggaran berapa puluh triliun kita perlukan ratus triliun untuk infrastruktur, untuk perumahan," tambahnya.
Deddy pun mengusulkan anggaran MBG selama seminggu bisa dipakai untuk membantu daerah terdampak bencana. Menurutnya anggaran MBG yang besar juga bermanfaat membantu kondisi ekonomi yang tak menentu buntut konflik di Timur Tengah.
"Saya malah pribadi Pak berharap kalau kita WFH, itu anak-anak sekolah Pak, anggaran MBG itu dikasih 1 minggu aja buat pembangunan daerah yang terkena bencana sudah sangat membantu Pak," ujar Deddy.
Ia mengatakan dana MBG itu bisa membantu di sejumlah sektor. Kendati demikian, Deddy menilai mungkin saja pihak dari Badan Gizi Nasional (BGN) tak mau melakukan hal itu.
"Sekaligus membantu negara yang sekarang potensi kekurangan BBM luar biasa. Tapi mungkin yang MBG-nya nggak mau kasih," kata dia.
Deddy Sitorus berharap usulan itu bisa disampaikan oleh Mendagri ke Presiden Prabowo Subianto. Ia mengatakan Mendagri memiliki peluang untuk menyampaikannya di rapat terbatas.
"Tapi kalau kita nggak sama-sama bertepo seliro terhadap penderitaan saudara-saudara kita di tiga provinsi itu lalu siapa lagi?" ujar Deddy.
"Ini saya harap tolong dibawa ke Ratas Pak, disampaikan kepada Pak Presiden secara terbuka kami berharap pada Bapak, nggak mungkin berharap pada BNPB atau apalagi itu Menteri PU, ya karena semua berangkat dari keterbatasan bukan dari kebutuhan. Tolong kita berangkat dari sana karena ini soal kemanusiaan Pak," imbuhnya.
Ditemui terpisah selepas rapat, Mendagri Tito merespons usulan dari Deddy Sitorus. Tito menyebut apa yang disampaikan Dedy merupakan aspirasi yang mungkin akan disampaikannya dalam rapat terbatas.
"Oh bisa saja, bisa aja, namanya usulan ya, namanya juga aspirasi. Ya, aspirasi mungkin saya akan sampaikan dalam rapat tentang bencana ini, oke," ujar Tito.
(gbr/gbr)
















































