Ramai Trotoar 'Dicaplok' Penjual Hewan Kurban, Satpol PP DKI Akan Tertibkan

2 hours ago 1
Jakarta -

Praktik berjualan hewan kurban di trotoar terjadi di sejumlah titik di Jakarta. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mulai menertibkan lapak pedagang hewan kurban di trotoar.

Penertiban dilakukan untuk memastikan fungsi trotoar tetap dapat digunakan pejalan kaki dan tidak mengganggu akses publik. Praktik berjualan hewan kurban di trotoar mulai marak jelang Idul Adha 1447 Hijriah.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengatakan pihaknya terus melakukan patroli di sejumlah wilayah untuk mengantisipasi pedagang hewan kurban yang berjualan di atas fasilitas umum (fasum), khususnya trotoar.

"Yang pasti kita lakukan patroli terus. Kalau memang ditemukan, langsung kita tindak. Biasanya Pak Lurah mengirimkan surat peringatan dulu, mengimbau," kata Satriadi saat dihubungi detikcom, Selasa (19/5/2026).

Satriadi menjelaskan penindakan dilakukan secara bertahap. Pedagang yang kedapatan menggunakan trotoar untuk berjualan akan terlebih dahulu diberikan peringatan dan edukasi agar tidak mengganggu fungsi jalur pedestrian.

Namun, jika imbauan tersebut tidak diindahkan, Satpol PP akan mengambil langkah penertiban.

"Kalau memang diimbau tidak digubris, maka kita lakukan penertiban," ujarnya.

Satriadi mengatakan hari ini Satpol PP Kelurahan Pisangan Timur bersama Satpol PP Kecamatan Pulogadung juga menindaklanjuti aduan warga terkait lapak pedagang kambing kurban yang mengokupasi trotoar di Jalan Persahabatan Raya, depan Asrama Putri RS Persahabatan, Jakarta Timur.

Petugas melakukan monitoring terhadap empat lapak pedagang kambing yang memakai trotoar. Para pedagang diberi imbauan secara persuasif agar tidak mengganggu pejalan kaki maupun jalur pemandu bagi penyandang disabilitas.

Tak hanya di Jakarta Timur, indikasi pelanggaran serupa juga ditemukan di wilayah Jakarta Pusat. Berdasarkan informasi yang diterima Satpol PP, lapak kambing kurban yang memakai trotoar disebut berada di kawasan Karet Tengsin dan Johar Baru.

Menanggapi informasi tersebut, Satriadi mengaku akan segera koordinasi dengan komandan Satpol PP (Manpol) wilayah setempat.

"Karet Tengsin, Nanti saya konfirmasi ke manpol-nya supaya dicek," katanya.

Meski belum merinci jumlah pelanggaran yang ditemukan di seluruh wilayah Jakarta, Satriadi memastikan pengawasan akan terus dilakukan hingga mendekati Hari Raya Idul Adha.

"Yang pasti kita terus tertibkan kok. Nanti datanya saya minta dulu, karena ini masih sekitar sepuluh hari lagi menuju Idul Adha," imbuhnya.

Penertiban pedagang yang menggunakan trotoar mengacu pada ketentuan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum. Satpol PP mengingatkan para pedagang hewan kurban agar tidak menggunakan fasilitas pejalan kaki demi menjaga ketertiban dan keselamatan pengguna jalan.

(bel/jbr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |