Presiden Ini Mendadak Dievakuasi Tengah Malam, Ada Apa?

5 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Taiwan Lai Ching-te mendadak dievakuasi Rabu malam lalu. Ia dibawa menuju kendaraan pengangkut personel lapis baja.

Kantor kepresidenan Taiwan mengatakan Lai bersama sejumlah pejabat senior dibawa menuju pusat komando. Apa yang terjadi?

Mengutip BBC International Jumat (7/8/2026), ini merupakan bagian dari latihan "Wan Chun". Hal ini terkait prosedur darurat untuk mengevakuasi para pemimpin Taiwan ke lokasi aman ketika terjadi perang atau krisis besar.

Evakuasi tersebut merupakan bagian dari latihan militer tahunan Han Kuang yang dirancang untuk menguji kesiapan Taiwan menghadapi kemungkinan perang dengan China. Dalam foto yang dirilis, Lai terlihat mengenakan pelindung tubuh dan helm sebelum masuk ke kendaraan lapis baja.

Sebenarnya, latihan Han Kuang berlangsung selama 10 hari dan bertujuan memastikan pemerintahan Taiwan tetap dapat berfungsi jika terjadi konflik. "Wan Chun" sendiri merupakan rencana yang berasal dari era Perang Dingin dan dirancang untuk menghadapi kemungkinan serangan yang menargetkan pusat kepemimpinan Taiwan.

Keikutsertaan Lai menjadi perhatian karena ini merupakan pertama kalinya ia menjalani prosedur tersebut sebagai presiden sejak menjabat pada 2024. Latihan ini juga mencakup pengujian struktur komando, koordinasi antar lembaga, hingga mekanisme tanggap darurat untuk menghadapi berbagai "keadaan yang tidak terduga".

Kekhawatiran terhadap serangan yang menyasar kepemimpinan Taiwan bukan tanpa alasan. Pada 2023, media pemerintah China menyebut latihan militer di sekitar Taiwan mencakup simulasi serangan presisi untuk misi "pemenggalan kepala".

Beijing juga berulang kali menyatakan Taiwan merupakan bagian dari wilayahnya. China juga menyebut tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan untuk menguasainya.

Selain latihan evakuasi, Han Kuang mengerahkan pasukan dan sistem persenjataan di berbagai wilayah Taiwan. Lai mengamati peluncur rudal yang dipasang pada kapal penjaga pantai kelas Anping, sementara sistem pertahanan udara Tien-Kung III buatan dalam negeri juga dikerahkan di Taipei.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan latihan tersebut mensimulasikan pertempuran secara realistis, termasuk skenario menghadapi blokade, perlindungan infrastruktur penting, serta kesiapan masyarakat sipil. Taiwan juga akan menguji perlambatan jaringan internet seluler untuk pertama kalinya guna menilai kemampuan komunikasi dalam keadaan darurat.

China belum memberikan komentar terkait latihan tersebut. Namun, aktivitas militernya di sekitar Taiwan terus berlangsung hampir setiap hari.

Taipei mengatakan mendeteksi 14 pesawat militer dan sembilan kapal perang China di sekitar pulau pada Rabu. Beijing menyebut Lai sebagai "separatis" sedangkan Lai menegaskan bahwa masa depan Taiwan hanya dapat ditentukan oleh rakyat Taiwan.

Presiden baru Taiwan Lai Ching-te berbicara di atas panggung saat upacara pelantikan di luar gedung kantor Kepresidenan di Taipei, Taiwan. (REUTERS/Carlos Garcia Rawlins)Presiden baru Taiwan Lai Ching-te berbicara di atas panggung saat upacara pelantikan di luar gedung kantor Kepresidenan di Taipei, Taiwan. (REUTERS/Carlos Garcia Rawlins)

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |