Tokyo -
Presiden Prabowo Subianto akan bertemu dengan 12 pengusaha besar Jepang besok. Pertemuan itu dilakukan di sela-sela kunjungan resminya di Jepang.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Sanae Takaichi di Akasaka Palace besok. Keduanya akan membahas perjanjian kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Jepang.
"Jadi besok Bapak Presiden akan bertemu juga dengan Perdana Menteri Sanae Takaichi, Perdana Menteri Jepang. Nah untuk perjanjiannya sudah ditandatangani sebelumnya. Jadi investasi tadi (yang diteken saat acara business forum), investasi tadi itu adalah bagian dari seluruh perjanjian Indonesia-Jepang," katanya kepada wartawan di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, lanjut Teddy, Prabowo dijadwalkan bertemu dengan sejumlah pengusaha besar Jepang dari berbagai sektor. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan turut mendampingi pertemuan tersebut.
"Kemudian yang kedua, besok sorenya akan dipertemukan dengan 12, sekitar 12 pengusaha besar terbesar Jepang oleh Pak Menteri Investasi dan Menteri ESDM dengan Bapak Presiden, seperti yang dilakukan kemarin di Amerika," kata Teddy.
Menurut dia, pertemuan itu menunjukkan kekuatan Indonesia menjadi magnet investasi dunia. Dia mengatakan investor global semakin mantap menanamkan modalnya di Indonesia.
"Nah kesimpulannya apa, jadi intinya adalah Indonesia dengan investasi yang begitu besar di sini, tadi Pak Presiden datang 380 triliun investasi datang, gitu kan. Itu adalah bukti bahwa Indonesia menjadi magnet investasi dunia. Itu yang pertama. Kemudian yang kedua, di luar (negeri) semakin mantap untuk berinvestasi di Indonesia," pungkasnya.
Diketahui, Presiden Prabowo menghadiri Japan-Indonesia Business Forum di Tokyo di sela-sela kunjungan resminya di Jepang. Dalam sesi bisnis tersebut, diteken sejumlah perjanjian kerja sama bisnis antara dua negara senilai Rp 380 triliun.
"Siang sampai sore tadi ada business forum. Intinya dari business forum itu adalah adanya kerja sama antara Indonesia dan Jepang dan investasi pemerintah Jepang dan swasta dari Jepang ke Indonesia sebesar kurang lebih Rp 380 triliun," kata Teddy.
(fca/idn)
















































