Polres Bogor Kerahkan K-9 Lacak Anjing Pemburu yang Lepas di Jasinga

1 week ago 18

Jakarta -

Polres Bogor bekerjasama dengan Ditpolsatwa Mabes Polri menerjunkan tim anjing pelacak atau K9 untuk memburu belasan anjing pemburu babi yang lepas dari pawangnya, saat kejadian bocah tewas digigit di Jasinga, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Perburuan dilakukan untuk meredam keresahan dan memastikan keamanan warga.

"Kami sangat memahami kekhawatiran masyarakat Jasinga saat ini. Oleh karena itu, untuk meredam keresahan warga, kami telah berkoordinasi dengan Mabes Polri dan hari ini meluncurkan tim gabungan dari Ditpolsatwa Baharkam Polri bersama 2 ekor K9, Polres Bogor, dan Polsek Jasinga," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, Kamis (11/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wikha mengatakan, total ada 12 ekor anjing pemburu dinyatakan lepas dari pawangnya saat kejadian bocah tewas digigit anjing pemburu. Sampai saat ini, ada 4 ekor yang berhasil diamankan dan sisanya masih dalam perburuan.

"Berdasarkan laporan dari warga setempat, terdeteksi ada sekitar 12 ekor anjing pemburu yang lepas. Hingga saat ini, tim gabungan telah berhasil menangkap 4 ekor, dan diperkirakan masih ada sekitar 6 ekor anjing lagi yang sedang dalam proses pengejaran di dalam radius penyisiran," kata Wikha.

"Penegakan hukum melalui penetapan tersangka oleh Unit PPA sudah berjalan, dan pengamanan total di lapangan dengan menerjunkan K9 juga sedang intensif dilakukan. Kami pastikan Polri hadir secara menyeluruh, baik untuk keadilan korban maupun keamanan psikologis warga Jasinga," imbuhnya.

Wikha menyebut, operasi penyisiran dan patroli intensif ini difokuskan di area Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Tim gabungan yang diturunkan terdiri dari 1 regu Ditpolsatwa Baharkam Mabes Polri sebanyak 10 personel, berkekuatan 2 ekor anjing pelacak (K9) spesialis, didukung 1 regu personel Polres Bogor, serta 6 personel dari Polsek Jasinga.

"Fokus kami saat ini adalah menyisir Desa Sipak untuk mengamankan sisa anjing pemburu yang lepas. Begitu tertangkap, anjing-anjing tersebut langsung kami evakuasi ke Ditsatwa Mabes Polri agar lingkungan warga kembali aman," ujar Wikha.

Sebelumnya, bocah laki-laki berusia 9 tahun tewas digigit anjing pemburu babi ketika sedang memancing di Jasinga, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (7/6) siang. Dalam proses penyelidikan, Polres Bogor sempat mengamankan 57 saksi dan pemburu babi untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan bukti-bukti, pemilik anjing yang menyerang dan menggigit korban hingga tewas ditetapkan tersangka.

Kasatres PPA/PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri pada Rabu (10/6/2026) menyampaikan empat ekor anjing pemburu yang menyerang bocah 9 tahun di Kecamatan Jasinga, Bogor, Jawa Barat (Jabar) dilaporkan mati bersamaan di dalam mobil. Diduga keempatnya mati karena tidak ada oksigen.

"Infonya karena disimpan di dalam mobil, terus diikat, mobilnya tertutup, sehingga tidak ada oksigen di dalamnya. Iya (ada empat anjing yang mati)," kata Silfi.

Anjing tersebut dimasukkan ke dalam mobil setelah menyerang korban. Diduga anjing mati bersamaan karena kehabisan oksigen di dalam mobil.

"Untuk kondisi anjing, jadi pada saat anjing-anjing itu menerkam korban itu diamankan, lalu dimasukkan ke dalam mobil. Saat anjing di dalam mobil tersebut, mungkin mobil tidak dinyalakan, sehingga menyebabkan kematian pada anjing tersebut," kata Silfi.

(dek/dek)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |