Polisi Ungkap Kronologi Bu Aminah Tewas usai Santap Sate Beracun dari Menantu

4 hours ago 4

Boyolali -

Seorang wanita bernama Aminah (57), warga Desa Sindon, Ngemplak, Boyolali, tewas usai memakan sate sate beracun yang ternyata dikirim oleh menantunya, PW (40). Pelaku mencampurkan sate itu dengan racun tikus, lantaran mengaki sakit hati karena tak dianggap oleh korban.

Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Indrawan Wira Saputra, menjelaskan bahwa korban tinggal di rumah Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, seorang diri. Kejadian bermula pada Senin (18/5) saat tersangka mengirimkan sate kepada korban menggunakan akun ojol fiktif.

Akun itu menggunakan nama dan foto Luriyanti Putri, yang merupakan anak kedua dari korban atau adik ipar pelaku. Korban sempat menghubungi anaknya dan menanyakan soal kiriman sate itu, namun anaknya menjawab tidak mengirim sate ayam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemudian dia (Luriyanti) menyampaikan ke korban agar sate itu tidak dimakan. Namun fakta yang kami temukan dan ada saksi yang menemukan tusuk sate yang sudah kemungkinan dikonsumsi oleh korban," kata Indrawan dilansir detikJateng, Senin (8/6/2026).

Berdasarkan keterangan saksi, ditemukan 13 biji tusuk sate di lokasi. Keesokan harinya, Selasa (19/5) sekitar pukul 07.00 WIB korban ditemukan meninggal dunia di dalam rumah oleh anaknya.

Saat itu pintu rumah dalam kondisi terkunci dan lampunya masih menyala. Korban ditemukan meninggal dengan posisi terlentang di lantai, dengan kondisi tubuh yang sudah kaku, wajah membiru, dan mulut keluar muntahan makanan.

Kuburan Korban Diekshumasi

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra mengatakan pihak keluarga korban curiga atas kematian ibunya yang tak wajar. Polres Boyolali bersama Biddokkes Polda Jateng kemudian melakukan ekshumasi pada Sabtu (30/5) untuk kemudian dilakukan autopsi.

"Bahwa pada tubuh almarhum, kemudian dari beberapa bukti yang diserahkan ke kami, baik itu dari sate dan kemudian dari satu ekor ayam yang juga diketemukan meninggal di sekitaran TKP, itu diketemukan terdapat zat beracun. Sehingga hal tersebut yang mendasari dan menyebabkan almarhum itu itu meninggal dunia," kata Indra.

Setelah dilakukan pemeriksaan, menantu korban berinisial PW (40) akhirnya mengakui yang mengirimkan sate beracun itu. Dia pun ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan di Polres Boyolali.

"Tersangka ataupun terduga pelaku ini menggunakan racun tikus yang dicampurkan ke dalam makanan sate kemudian menggunakan akun fiktif untuk mengirimkan makanan sate tersebut ke kediaman almarhumah," jelasnya.

Baca selengkapnya di sini.

(wnv/eva)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |