Jakarta, CNBC Indonesia - Pesawat militer Amerika Serikat (AS), C-17 Globemaster dilaporkan mendarat di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat Selasa. Mengutip detik, dokumentasi bahkan dibagikan akun Instagram bdospotters_ng yang menyebut pesawat itu sebelumnya terbang dari Palembang.
Ada Apa?
Merujuk rilis Kedutaan Besar AS di Jakarta, Rabu (2/9/2026) yang diterima CNBC Indonesia, hal ini terkait latihan Super Garuda Shield 2026 yang diselenggarakan di Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI), Bandung. Angkatan Bersenjata AS dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), bersama 13 negara kontributor pasukan, akan melakukan latihan militer gabungan dan bersama selama dua minggu.
Diketahui latihan sudah dimulai sejak 31 Agustus. Latihan akan berakhir 11 September 2026.
"Latihan tahun ini akan dilaksanakan di sejumlah lokasi, termasuk Bandung, Baturaja (Sumatera Selatan), Lampung, dan Kalimantan Utara," bunyi rilis tersebut.
"Latihan ini melibatkan sekitar 5.000 personel Angkatan Bersenjata gabungan dan mencerminkan kuat serta langgengnya kemitraan pertahanan antara Amerika Serikat dan Indonesia," tambahnya.
Awalnya Garuda Shield dibentuk pada 2006 sebagai sarana pertukaran informasi dan pelatihan bilateral antara AS dan Indonesia. Latihan ini diperluas pada 2022 dengan melibatkan negara-negara mitra lainnya.
"Perluasan tersebut mencerminkan semakin pentingnya kerja sama pertahanan di kawasan Indo-Pasifik," kata pernyataan kedutaan lagi.
Super Garuda Shield 2026 akan mencakup berbagai kegiatan, seperti Latihan Staf Gabungan, Latihan Siber, operasi lintas udara, pelatihan perang hutan, dan latihan amfibi. Selain itu, personel Angkatan Laut AS dan Penjaga Pantai AS akan melaksanakan rangkaian pelatihan maritim terkoordinasi bersama TNI Angkatan Laut (TNI-AL) di perairan sekitar untuk memperkuat interoperabilitas gabungan di laut.
"Super Garuda Shield menunjukkan bahwa Amerika Serikat, Indonesia, serta mitra dan sekutu kami lainnya memiliki komitmen yang sejalan dalam menjaga keamanan, kemakmuran, dan kedaulatan di Indo-Pasifik. Latihan ini menegaskan upaya bersama kami untuk menjaga keamanan kawasan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat setempat," kata Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS, Joy Sakurai.
"Saat Amerika Serikat memperingati 250 tahun kemerdekaannya tahun ini, kami bangga berdiri bersama mitra kami di Indonesia dalam memajukan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," tambahnya.
Komandan Jenderal Divisi Infanteri ke-4 Angkatan Darat AS, Mayor Jenderal Patrick Ellis, juga mengatakan hal sama. Ia menegaskan kembali komitmen kedua negara.
"Super Garuda Shield 26 membangun hubungan yang berharga serta kesiapan bersama mitra Indonesia dan multinasional kami melalui latihan yang menantang dan nyata," ujar Mayjen Patrick Ellis, Komandan Jenderal Divisi Infanteri ke-4.
"Kami sangat antusias untuk bekerja bahu-membahu dengan mitra kami tahun ini guna memastikan kesiapan kami dalam merespons secara cepat setiap situasi kontingensi atau krisis," tambahnya.
(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]


















































