Penyebab IHSG Pagi Ini Lompat 1,17%

2 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melompat kencang pada awal pembukaan hari ini, Senin (23/2/2026).

IHSG dibuka lompat 1,15% atau 94,79 poin ke level 8.366,56. Hingga pukul 09.20 WIB, penguatan indeks terpangkas dan berkisar antara 0,9%. 

Sebanyak 381 saham naik, 219 turun, dan 358 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 3,59 triliun, melibatkan 7,3 miliar saham dalam 514.700 kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun kembali menyentuh Rp 15.000 triliun. 

Mengutip Refinitiv, seluruh sektor berada di zona hijau pagi ini dengan sejumlah saham bank menjadi penopang utama. Bank Mega (MEGA) pagi ini lompat 25% atau menyentuh batas auto reject atas (ARA) ke level 4.130.

MEGA pun menyumbang 6,32 indeks poin. Kemudian Bank Rakyat Indonesia (BBRI) juga ikut mengerek sebesar 4,72 indeks poin dan Bank Central Asia (BBCA) 7,11 indeks poin. 

Secara teknikal, pergerakan IHSG saat ini sedang di persimpangan alias tertahan resistance MA20 daily, jika tidak mampu ke atas 8.400, ada potensi bergerak konsolidasi dengan support yang diantisipasi di level 7.800.

Namun, jika penguatan terjadi pada hari ini menembus resistance itu, ada potensi IHSG menutup gap dulu ke resistance selanjutnya di level 8.700.

Penguatan IHSG kemungkinan besar bisa terjadi berkat beberapa sentimen positif yang mulai mewarnai pasar.

Kabar pertama datang dari negeri Paman Sam terkait kebijakan tarif era Donald Trump. Mahkamah Agung AS pekan lalu memutuskan bahwa kebijakan tarif tersebut dinyatakan tidak sah.

Meski ke depan tetap terbuka kemungkinan adanya tarif atau kebijakan dagang baru antara AS dan negara-negara mitra, keputusan ini memberi satu kepastian penting: tekanan tarif besar-besaran seperti sebelumnya sudah mereda.

Kabar kedua, datang dari update reformasi bursa RI sudah kian menunjukkan progress baik.

Pejabat Sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, menegaskan bahwa BEI siap memenuhi seluruh rekomendasi dari global index provider sebagai bagian dari upaya pembenahan pasar modal Indonesia.

"Kita siap untuk memastikan bahwa kita sudah dapat memenuhi seluruh ekspektasi dari global indeks provider. Sudah sesuai (permintaan MSCI), kita akan mendeliver apa yang ada di proposal kita sesuai dengan jadwal," ujarnya dalam Konferensi Pers di Gedung BEI, Jumat (20/2/2026).

(mkh/mkh)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |