Prabowo "Gebrak" KTT ASEAN: Kita Jangan Mau Diadu Domba

1 hour ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN yang digelar di Mactan Expo, Cebu, Filipina. Dalam forum bergengsi tersebut, orang nomor satu di Indonesia ini memberikan pesan yang sangat kuat mengenai posisi strategis Asia Tenggara di tengah ketegangan dunia yang kian memanas.

Mengutip keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Jumat (8/5/2026), Presiden Prabowo menegaskan bahwa ASEAN harus tetap menjadi jangkar stabilitas kawasan. Ia menyoroti pentingnya penguatan solidaritas antarnegara anggota agar tidak mudah terombang-ambing oleh kepentingan kekuatan besar di luar kawasan.

Prabowo Subianto menyerukan agar seluruh pemimpin negara yang hadir memberikan komitmen nyata dalam menjaga perdamaian. Baginya, ASEAN yang solid adalah kunci untuk menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

Mantan Menteri Pertahanan ini menekankan bahwa kolaborasi adalah satu-satunya jalan keluar untuk menjaga keharmonisan. Ia ingin ASEAN menjadi kawasan yang mengutamakan musyawarah di atas segalanya.

"Kita harus memberi contoh, kita harus benar-benar berkomitmen untuk memiliki ASEAN yang solid dan ASEAN yang menjaga perdamaian, menjaga stabilitas, yang menghargai dialog dan kolaborasi," ucap Presiden Prabowo.

Presiden menilai bahwa persaingan geopolitik yang tidak sehat hanya akan menjadi beban bagi rakyat dan menghambat laju pembangunan ekonomi kawasan. Ia menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen penuh untuk menjalin hubungan baik dengan seluruh negara tetangga tanpa terjebak pada luka lama.

Prabowo mengajak para pemimpin ASEAN untuk menatap masa depan dan tidak tersandera oleh sejarah kelam masa lalu. Indonesia secara tegas akan memposisikan diri sebagai tetangga yang suportif bagi stabilitas regional.

"Kita tidak boleh membiarkan persaingan. Kita tidak boleh membiarkan masa lalu kita menentukan masa kini dan masa depan kita. Indonesia bertekad untuk membangun kebijakan bertetangga yang baik," tutur Presiden Prabowo.

Selain itu, Presiden juga memberikan peringatan keras agar ASEAN mampu menjaga independensinya di kancah internasional. Ia tidak ingin persatuan yang telah dibangun selama puluhan tahun hancur hanya karena ego dan tarikan kepentingan negara-negara adidaya.

Prabowo mengingatkan agar para anggota tidak terbawa arus rivalitas yang saat ini sedang membelah dunia. ASEAN harus tetap teguh pada pendiriannya sebagai blok yang mandiri dan bersatu.

"Sekali lagi, kita tidak boleh terbawa dan tidak boleh terpengaruh oleh arus persaingan geopolitik dan ego saat ini," ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mendorong agar budaya damai ASEAN tidak hanya menjadi konsumsi internal, tetapi juga dipromosikan ke tingkat dunia. ASEAN menurutnya memiliki potensi besar untuk menjadi kiblat perdamaian global di tengah meningkatnya perpecahan di berbagai belahan bumi lain.

Ia berambisi menjadikan Asia Tenggara sebagai zona perdamaian yang nyata dan diakui secara internasional. Langkah ini dianggap krusial untuk memastikan keberlanjutan kemakmuran bagi seluruh masyarakat di kawasan.

"Di tengah makin dalamnya perpecahan, budaya perdamaian ASEAN tidak hanya harus dilestarikan, tetapi juga harus kita majukan agar menjadi contoh global. ASEAN harus benar-benar menjadi zona perdamaian," ucap Presiden Prabowo menutup seruannya.

(tps/luc)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |