Jakarta -
MPR RI menggelar seleksi Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 tingkat Provinsi Jambi, di Kota Jambi. Sembilan Sekolah Menengah Atas (SMA) dari berbagai daerah tingkat II se-Provinsi Jambi, ikut berlomba memperebutkan satu tempat untuk bertanding di tingkat nasional.
Kesembilan sekolah itu adalah SMAN I Tebo, SMAN I Tanjung Jabung Barat, SMAN 7 Sarolangun, SMAN 3 Kota Jambi, SMAN 2 Sungai Penuh, SMAN 4 Sungai Penuh, SMAN 2 Kerinci, SMAN 8 Tanjung Jabung Timur, dan SMAN 3 Bungo.
Prosesi pembukaan LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 tingkat Provinsi Jambi, dipimpin Kepala Biro (Kabiro) Perencanaan dan Keuangan Sekretaris Jenderal (Setjen) MPR RI Dra Triyatni. Pembukaan ini dilakukan dengan mengucap basmalah dan dilanjutkan dengan pemukulan gong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sambutannya, Triyatni mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi yang telah bekerja sama dengan MPR melaksanakan seleksi LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 tingkat provinsi. Berkat kerja sama, Triyatni mengatakan pelaksanaan LCC di Provinsi Bumi Melayu Jambi berjalan lancar.
Menurut Triyatni, pendidikan merupakan pondasi utama dalam pembangunan daerah dan bangsa. Untuk itu, generasi muda harus mendapatkan pendidikan yang lebih baik hingga ke jenjang yang lebih tinggi.
Sebab, kata Triyatni, pendidikan akan menjadi bekal bagi para pelajar sebagai generasi muda dengan potensi dan kekuatan yang besar dalam pembangunan bangsa.
"Menyadari potensi yang dimiliki generasi muda, MPR melaksanakan LCC secara konsisten sejak 2007, dan diselenggarakan kembali pada 2025 setelah sempat berhenti akibat COVID-19 pada 2019-2024. LCC merupakan bagian dari upaya membentuk karakter bangsa melalui generasi muda yang kritis dan siap menghadapi tantangan perubahan melalui pembudayaan Empat Pilar MPR," ujar Triyatni, dalam keterangannya, Sabtu (25/4/2026).
Ia menerangkan MPR berupaya untuk memastikan nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun (UUD NRI) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, bukan hanya menjadi konsep yang dipahami, tapi juga dijalankan dalam tindakan sehari-hari.
Hal ini diwujudkan dengan melibatkan pelajar yang kritis, cerdas dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap negara.
Lebih lanjut, Triyatni menyebut LCC bukan sekedar kompetisi untuk menguji seberapa banyak pengetahuan yang dimiliki. Menurut Triyatni, LCC Empat Pilar MPR merupakan kegiatan yang memiliki maksud dan tujuan mendalam.
Di antaranya, sarana untuk membumikan nilai-nilai luhur Empat Pilar. Selain itu, acara ini diharapkan menimbulkan semangat patriotisme, nasionalisme, dan rasa cinta Tanah Air di kalangan generasi muda.
"Kami percaya dengan memahami dan mengamalkan Pancasila, kalian akan menjadi generasi muda yang berkarakter kuat, cerdas, dan berjiwa Pancasila," ungkap Triyatni.
Pada kesempatan itu, Triyatni berharap seluruh peserta bisa menjadi agen sosialisasi di lingkungan sekolah dan masyarakat. Serta, menjadikan LCC sebagai sarana belajar dan memperkuat persaudaraan antar-generasi muda di Provinsi Jambi.
"Semoga acara ini bisa melahirkan generasi yang cerdas akalnya, tangguh semangatnya dan berkarakter sikapnya. Siap mengawal Indonesia menuju masa depan gemilang," kata Triyatni.
Sebagai informasi, acara tersebut turut dihadiri oleh Kadisdik Provinsi Jambi M Umar MY; Kepala Bagian (Kabag) Perbendaharaan Biro Perencanaan dan Keuangan Setjen MPR Susan Andriyani; serta Kabag Sekretariat Badan Sosialisasi Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Setjen MPR Indri Wahyuni.
Lihat juga Video: Sambut Hari Santri 2025, FPTP Adakan Lomba Baca Kitab Kuning
(prf/ega)


















































