Jakarta -
Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat menekankan kepada para pengusaha untuk mengedepankan keberlanjutan lingkungan dalam menjalankan usaha. Dia menyebut keberlanjutan sebagai investasi masa depan.
"kepada dunia usaha, saya mengajak untuk menjadikan keberlanjutan sebagai inti dari strategi bisnis. Kepatuhan lingkungan bukan beban, tetapi fondasi daya saing. Teknologi bersih bukan biaya semata, tetapi investasi pada masa depan," ujar Jumhur saat memberikan sambutannya pada acara Invirotech 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumhur menjelaskan pentingnya pengusaha untuk menghargai lingkungan. Dia menjelaskan jika pengusaha menghargai lingkungan, maka para pembeli (buyer) akan semakin menghargai pengusaha.
"Semakin kita mencintai atau berlaku sopan terhadap lingkungan, maka para buyer kita yang peradabannya mungkin lebih tinggi, dia akan menghargai kita dengan lebih baik dari sisi harga. Jadi, jangan berpikir kalau kita merusak lingkungan kita akan dapat untung banyak, salah," katanya.
Jumhur kemudian kembali mengajak seluruh pihak untuk melakukan tobat ekologis. Dia berharap seluruh pihak untuk berkomitmen agar tidak merusak lingkungan.
"Saya mengajak kita semua, termasuk pemerintah dari berbagai jenjang dan kalangan, dunia usaha, BUMN, para intelektual, semuanya kita bertobat. Bertobat melakukan tobat ekologis secara nasional dengan memulihkan lingkungan yang sudah rusak dan tercemar, dan berkomitmen untuk tidak lagi berbuat seperti yang sama ke depannya," katanya.
Jumhur juga mengingatkan pihak yang mengotori dan merusak lingkungan agar membayar penuh pemulihan lingkungan yang dicemari. Hal tersebut sejalan dengan polluter pays principle.
"Sesuai dengan prinsip polluter pays principle, yang yang mengotori dia yang membayar, maka para pencemar dan yang ikut serta dalam mendegradasi, merusak lingkungan harus segera bertanggung jawab dan bertobat serta memperbaiki kerusakan yang terjadi," imbuhnya.
(dek/dek)


















































