Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyinggung posisi PDIP yang kini abu-abu. Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai PKB tak berhak berkomentar atas posisi PDIP.
"Yang berhak mendesak PDIP jangan abu-abu itu tentu saja cuma Gerindra sebagai partai pemenang pilpres, bukan yang lain. Pada saat bersamaan Banyak juga yang bertanya kritis, PKB atas nama siapa mendesak PDIP agar tak abu-abu. Mengingat PKB partai yang kalah pilpres seperti PDIP," kata Adi Prayitno saat dihubungi, Sabtu (20/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, ia menilai pernyataan PKB sepertinya bentuk respons atas tudingan salah satu Politisi PDIP ikut demonstrasi. Dia menyebut PKB mau meminta PDIP tegas atas posisinya.
"Pernyataan Politisi PKB itu sepertinya sebagai bentuk respons atas tudingan salah satu Politisi PDIP ikut demo di Jakarta kemarin. Sebab itulah, PKB minta PDIP bersikap tegas, oposisi atau koalisi, jangan abu-abu," ucap Adi.
Adi menyebut selama ini posisi PDIP abu-abu karena selalu menekankan punya hubungan baik dengan Presiden Prabowo Subianto. "PDIP membantah tak terlibat urusan demo. PDIP klaim masih punya hubungan baik dengan Prabowo," imbuhnya.
Meski begitu, Adi menilai memang banyak pihak yang berharap PDIP menjadi oposisi 100 persen. Dia menuturkan ada 2 alasannya.
"Argumennya 2 hal, pertama, tak ada partai yang jadi oposisi, bahkan dalam banyak hal kelompok kritis melemah, lalu kedua, PDIP punya DNA oposisi jitu seperti di era SBY," ujar dia.
Sebelumnya, Ketua Fraksi PKB DPR Jazilul Fawaid meminta PDIP bersikap tegas terkait posisinya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Jazilul mengatakan sikap yang tak jelas bisa menimbulkan kesan membingungkan.
"Saya harap, mengambil sikap yang tegas saja. Kalau di oposisi, oposisi. Jangan abu-abu. Karena, kami semua sedang berjuang keras untuk mewujudkan apa yang menjadi janji Pak Presiden. Semua program-program sudah ditata," kata Jazilul di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6). Jazilul menjawab pertanyaan wartawan soal dugaan keikutsertaan Andi Widjajanto dalam aksi demo beberapa hari lalu.
Sementara itu, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menjawab pernyataan Jazilul yang meminta PDIP bersikap tegas terkait posisinya terhadap pemerintahan Prabowo. Andreas menegaskan partainya merupakan partai penyeimbang di luar pemerintah.
"Partai penyeimbang di luar pemerintahan," kata Andreas kepada wartawan, Jumat (19/6).
"Itu keputusan kongres partai," sambungnya.
(maa/idn)


















































