Korlantas Polri Perkuat Kesiapan ETLE WIM Wujudkan Zero Overdimensi-Overload 2027

1 week ago 7

Jakarta -

Korlantas Polri terus mematangkan langkah menuju implementasi program Zero Over Dimension and Over Loading 2027 melalui penguatan sistem pengawasan dan penegakan hukum berbasis teknologi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melaksanakan koordinasi terkait kesiapan penguatan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement Weight in Motion (ETLE WIM).

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor PT Hutama Karya (Persero), Jakarta, Senin (8/6/2026). Hadir Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Dwi Sumrahadi Rakhmanto Penata Kebijakan Kapolri TK III Korlantas Polri Kombes Bayu Pratama Gubunagi.

Pertemuan tersebut membahas berbagai aspek kesiapan implementasi ETLE WIM, mulai dari dukungan infrastruktur, integrasi teknologi, hingga potensi pengembangan titik-titik pengawasan kendaraan angkutan barang pada ruas jalan tol yang dikelola PT Hutama Karya. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mendukung terciptanya sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan menjelang penerapan penuh kebijakan Zero Over Dimension and Over Loading 2027.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Dwi Sumrahadi menyampaikan bahwa teknologi ETLE WIM memiliki peran strategis dalam mendukung penegakan hukum terhadap pelanggaran kendaraan angkutan barang yang melebihi batas dimensi maupun muatan.

"Persiapan menuju Zero ODOL 2027 memerlukan kolaborasi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan. Melalui survei ini, kami ingin memastikan kesiapan sistem dan infrastruktur yang nantinya dapat mendukung pelaksanaan penegakan hukum berbasis teknologi secara efektif, transparan, dan berkelanjutan," ujarnya.

Menurutnya, penerapan ETLE WIM tidak hanya bertujuan meningkatkan kepatuhan pelaku usaha transportasi, tetapi juga menjadi langkah preventif dalam mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas serta menjaga kualitas dan umur layanan infrastruktur jalan.

Sementara itu, Kombes Bayu Pratama Gubunagi menegaskan bahwa penguatan teknologi menjadi salah satu kunci keberhasilan implementasi program Zero Over Dimension and Over Loading 2027.

Kesiapan Korlantas Polri dalam penguatan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement Weight in Motion (ETLE WIM). Dok. KorlantasKesiapan Korlantas Polri dalam penguatan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement Weight in Motion (ETLE WIM). Dok. Korlantas

"Pengembangan ETLE WIM merupakan bagian dari transformasi digital di bidang lalu lintas. Sinergi antara Korlantas Polri dan PT Hutama Karya diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan teknologi dan data dalam mendukung pengawasan kendaraan angkutan barang secara lebih optimal dan terintegrasi," ungkap Kombes Bayu Pratama Gubunagi.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan agar kebijakan Zero Over Dimension and Over Loading 2027 dapat berjalan secara efektif, sekaligus memberikan manfaat bagi keselamatan pengguna jalan dan keberlangsungan infrastruktur transportasi nasional.

Dalam diskusi yang berlangsung dalam agenda ini, semua pihak bertukar pandangan mengenai peluang pengembangan teknologi pengawasan kendaraan berbasis ETLE WIM pada ruas-ruas tol strategis yang dikelola PT Hutama Karya. Selain itu, dibahas pula langkah-langkah koordinasi dan integrasi sistem yang dapat mendukung implementasi kebijakan nasional menuju Zero Over Dimension and Over Loading 2027.

Melalui kegiatan koordinasi ini, Korlantas Polri dan PT Hutama Karya menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung terwujudnya Zero Over Dimension and Over Loading 2027. Dengan penguatan teknologi ETLE WIM, diharapkan sistem pengawasan kendaraan angkutan barang dapat berjalan lebih efektif sehingga mampu meningkatkan keselamatan lalu lintas, menekan pelanggaran, menjaga kualitas infrastruktur jalan nasional, serta mendukung terciptanya sistem transportasi logistik yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

Simak juga Video 'Kembangkan ETLE Drone, Kakorlantas: Revolusi Penegakan Hukum Lalu Lintas':

(hri/ygs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |