Komunitas Pelajar Gelar Aksi Damai di CFD HI, Edukasi Bahaya Tawuran

8 hours ago 5

Jakarta -

Komunitas pelajar di Jakarta menggelar aksi membuat petisi 'Jaga Damai Indonesia' di Car Free Day (CFD) Bundaran HI. Mereka mengangkat isu soal tawuran hingga Makan Bergizi Gratis.

Pantauan detikcom di lokasi, Minggu (26/4/2026) mereka menggelar kain putih di sekitar Monumen Selamat Datang. Kain itu kemudian ditandatangani oleh warga yang melihat dan sedang beraktivitas di sekitarnya.

Aksi itu diawali dengan jalan sehat di Bundaran HI. Kemudian mereka berhenti untuk mengajak warga membubuhkan tanda tangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam aksi itu, para pelajar juga menjelaskan soal tujuan dari petisi tersebut. Mereka diwadahi dalam komunitas Persatuan Intelektual Muda dan Pelajar Indonesia (Pionir).

Satu perwakilan pelajar Nur Aira Adiasti mengatakan, petisi ini mengajak warga untuk tidak mudah terprovokasi terhadap kabar yang belum terverifikasi. Menurutnya kabar tak jelas berpotensi memecah belah Indonesia.

"Kita ini menolak adanya provokator-provokator yang memecah belah persatuan Indonesia," kata Aira saat ditemui di lokasi.

Komunitas pelajar gelar aksi damai di CFD HIKomunitas pelajar gelar aksi damai di CFD HI Foto: Taufiq/detikcom

Aira mengatakan, sebagai pelajar khawatir dengan tawuran yang kerap terjadi khususnya di Jakarta. Mereka mengaku sering membuat konten hingga survei sebagai upaya mencegah tawuran.

"Dari hal kecil yang bisa kita lakukan itu dari membuat konten-konten video tentang bahaya tawuran, penyebab, akibatnya, dan edukasi seputar tawuran
tersebut. Atau mungkin teman-teman dari kita bisa survei ke lapangan untuk menindaklanjuti kasus-kasus tersebut," jelasnya.

Selain itu, Aira menuturkan punya perhatian dengan isu program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik pemerintah pusat. Menurutnya, masih banyak PR dalam pelaksanaan program itu yang memicu banyak komentar hingga provokasi.

"Isu-isu baru-baru ini tuh kan kayak yang lagi viral MBG, itu dari pihak SPPG-nya itu mungkin bermasalah. Sehingga memicu banyak kemarahan, akhirnya buzzer main, membuat saling serang dan tidak produktif," ucapnya.

Aira menegaskan, bahwa pelajar adalah orang menerima program itu harus ikut sama-sama menjaga. Untuk itu, menurutnya pelajar harus peduli dengan isu-isu tersebut.

"Karena kita juga sebagai pelajar yang menerima program itu, kita ingin sama-sama menjaga," kata dia.

Lihat juga Video 'Parade Pagelaran Sabang Merauke Meriahkan CFD':

(tsy/dwr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |