Ketua DPRD Jatim Tantang Buktikan Isu Punya SPPG: Saya Kasih Hadiah

1 week ago 17

Surabaya -

Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf bicara soal namanya mencuat melalui pesan berantai menyusul langkah eks Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya menjadi justice collaborator (JC) terkait pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) pada 2025-2026. Politikus PKB itu membantah keras dan menantang balik pihak-pihak yang menyebarkan isu itu.

Dilansir detikJatim, Jumat (12/6/2026), rumor mengenai keterlibatan Musyafak dalam lingkaran korupsi BGN ini beredar liar di media sosial. Daftar nama yang memuat nama Musyafak Rouf itu disebut-sebut merupakan nama yang masuk dalam daftar yang diserahkan oleh Sony.

"Mana ada, cari saja. Satu saja kalau ada (bukti saya punya SPPG/Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi/Dapur MBG), saya kasih hadiah," kata Musyafak saat ditemui detikJatim di Surabaya, Rabu (10/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Musyafak kembali menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki urusan maupun lini bisnis yang berkaitan dengan BGN. Ia juga memastikan tidak memegang dokumen proyek maupun mengelola dapur umum untuk program MBG itu.

"Hoaks itu. Saya enggak ada sama sekali punya MBG. Sudah kaya raya saya kalau punya dapur (pengelolaan MBG). Kalau ada, saya kasih hadiah itu," jelasnya sembari berseloroh.

Lebih lanjut, Musyafak menyatakan bahwa DPRD Jatim secara kelembagaan tidak memiliki kepentingan maupun sangkut paut dengan BGN. Sebab, seluruh regulasi dan kewenangan program tersebut dikendalikan penuh oleh pemerintah pusat.

"Jadi, saya itu kalau masalah MBG kan enggak tahu sama sekali. Itu kewenangan di pusat. Kami (DPRD Jatim) tidak pernah dilibatkan dan juga tidak pernah diajak rembukan terkait MBG," tandas Musyafak.

Baca selengkapnya di sini

Simak juga Video: Mensesneg Buka Suara soal Ribuan SPPG 'Bengkak'

(idh/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |