Keren! Kapolsek Polwan di Bogor Pimpin Gerebek Penjualan Obat Keras

1 week ago 6

Kabupaten Bogor -

Polisi menangkap dua pria berinisial F dan B di Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Keduanya ditangkap karena mengedarkan obat keras ilegal atau tanpa izin edar.

"Telah diamankan dua orang pelaku penjual obat keras dengan identitas F dan B," kata Kapolsek Kemang AKP Yulita Herawati, Kamis (23/4/2026).

AKP Yulita turun langsung menggerebek peredaran obat keras ilegal di Kemang, Bogor. Dia turut menyeret salah seorang penjual obat keras ilegal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua pelaku ditangkap pada Rabu (22/4) sekitar pukul 14.00 WIB. Dia mengatakan masing-masing pelaku memiliki peran yang berbeda dalam beraksi.

"Tersangka F berperan sebagai penjual dan tersangka B pengintai dan mengarahkan," jelasnya.

Penangkapan berawal dari adanya informasi dari masyarakat terkait aktivitas jual beli obat tersebut. Polsek Kemang Bogor lalu segera menuju ke lokasi untuk mengecek informasi tersebut.

Ribuan butir obat keras ilegal disita sebagai barang bukti penangkapan pelaku, di antaranya 1.170 butir Tramadol, 1.300 butir pil Y, 1.295 butir Hexymer, 991 butir Trihex, 1 pak plastik klip, 2 tas selempang, 2 tas gendong, dan Rp 328 ribu hasil uang penjualan.

Kedua pelaku membagi tugas dalam menjual obat keras. Salah satu pelaku bertugas memantau situasi dan mengarahkan pembeli. Namun, berkat ketelitian petugas di lapangan, aksi mereka bisa dihentikan.

Kedua pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Kemang untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga mengapresiasi masyarakat yang memberikan info sebagai bagian peran menjaga lingkungan bersama.

"Kami tidak akan memberi ruang bagi siapa pun yang merusak kesehatan masyarakat dan masa depan generasi muda di Bumi Tegar Beriman dengan obat-obatan terlarang ini!" kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto di akun Instagram @kapolresbogor.

Simak juga Video: Bareskrim Ungkap Manipulasi Obat Keras Etomidate dalam Vape

(rdh/jbr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |