Kapolres Kunjungi Kampus di Jaktim, Diskusi Dinamika Sosial Bareng Akademisi

5 hours ago 6

Jakarta -

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal berkunjung ke Universitas Borobudur, Jakarta Timur. Pertemuan itu membahas kerja sama kelembagaan, sekaligus rencana tindak lanjut melalui forum diskusi bersama yang melibatkan unsur kepolisian dan kalangan kampus.

Dalam kunjungan yang berlangsung Selasa (21/4) itu, Alfian menyampaikan perguruan tinggi dapat menjadi mitra Polri untuk memberikan kontribusi pemikiran, edukasi publik, serta solusi terhadap berbagai dinamika sosial di masyarakat. Untuk itu, kolaborasi penting dilakukan.

"Sinergi antara Polri dan institusi pendidikan sangat penting untuk membangun kolaborasi yang positif. Kampus dapat menjadi mitra strategis dalam memberikan kontribusi pemikiran, edukasi, dan solusi terhadap berbagai dinamika sosial di masyarakat," kata Alfian dalam keterangannya, Rabu (22/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menambahkan, hasil pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti melalui pelaksanaan focus group discussion (FGD). Menurutnya, ini adalah cara untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan kalangan akademisi.

Kapolres Jaktim Kombes Alfian Nurrizal berdiskusi dengan akademisi membahas dinamika sosial.Kapolres Jaktim Kombes Alfian Nurrizal berdiskusi dengan akademisi membahas dinamika sosial. (dok. Istimewa)

"Melalui forum itu, diharapkan lahir gagasan dan rekomendasi yang konstruktif bagi kepentingan masyarakat serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif," katanya.

Selain itu, Alfian melakukan kolaborasi dengan masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan berbagai elemen lainnya. Menurutnya, upaya kerja sama dengan semua unsur ini penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Timur.

Dia berpendapat kolaborasi ini jadi upaya pencegahan potensi gangguan kamtibmas, termasuk tawuran. Dalam hal ini, organisasi kemasyarakatan diharapkan dapat berperan sebagai sabuk kamtibmas di lingkungan masing-masing.

"Kami juga menjalin kerja sama dengan masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen, termasuk organisasi kemasyarakatan, sebagai sabuk kamtibmas di wilayahnya masing-masing. Dengan kolaborasi yang kuat, upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bisa dilakukan secara bersama-sama," jelas dia.

(mea/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |