Iming-iming Duit Mainan, Perampok di Bogor Berakhir di Tahanan

5 hours ago 2
Bogor -

Polisi menangkap komplotan perampok bermodus investasi bodong di wilayah Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat. Modusnya, para korban diiming-imingi duit mainan.

Sebanyak empat pelaku ditangkap oleh penyidik. Penangkapan ini berdasarkan penyelidikan polisi.

"Penyelidikan kami berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku," kata Kapolsek Babakan Madang AKP Trias Karso Yuliantoro, Selasa (7/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban seorang pria berinisial T dirampok oleh pelaku pada Kamis, 18 Maret 2026, di Desa Cijayanti. Mulanya, korban dihubungi oleh pelaku MF untuk menyiapkan sebuah uang untuk dana investasi.

"Yang diiming-imingi oleh terduga pelaku saudara F akan dikembalikan oleh bosnya tiga kali lipat jadi iming-iming bisnis. Kemudian korban T menyiapkan dana tersebut bersama teman-temannya terkumpul sejumlah kurang lebih Rp 125 juta," bebernya.

Eksekusi Korban

Korban bersama pelaku MF kemudian bertemu dan pergi bersama-sama ke lokasi yang telah ditentukan. Kemudian pelaku lainnya mencegat keduanya dan eksekusi dilakukan.

"Setelah diadang mobil korban, turun sekitar lima orang yang tidak dikenal. Lima orang tidak dikenal tersebut dua orang yang berinisial yang berinisial F dan R menghampiri korban T," tuturnya.

Korban sempat mengalami kekerasan fisik oleh pelaku. Kepada korban, pelaku juga menodongkan airsoft gun. Keempat pelaku diketahui memiliki peran yang berbeda dalam kasus itu.

"Yang pertama terduga pelaku MF berperan sebagai pencari korban atau pasien. Yang kedua, terduga pelaku YS berperan mengambil uang. Ketiga, terduga pelaku N berperan menyediakan kendaraan Calya warna hitam. Keempat, terduga pelaku A berperan sebagai pembantu atau driver untuk para pelaku," sebutnya.

"Saat ini seluruh terduga pelaku dari hasil pemeriksaan statusnya sudah dinaikkan tersangka dengan dasar alat bukti yang cukup," tambah Trias.

Diimingi Duit Mainan

Polisi menyita uang mainan sebagai barang bukti. Uang itulah yang disebut akan diserahkan kepada korban.

"Koper yang berisikan uang mainan yang di mana uang tersebut ditujukan untuk mengiming-imingi korban bahwa apa namanya pengembalian tiga kali lipat itu," katanya.

Pelaku melancarkan aksinya sudah lebih dari satu kali. Modusnya selalu sama, menawari calon korban untuk berinvestasi bisnis dengan iming-iming uang lebih.

"Bisnisnya pun sampai saat ini masih dalam pendalaman," ungkapnya.

Pelaku pernah melakukan kejahatan serupa di wilayah Kecamatan Kemang. Total keuntungan yang diraup pelaku dalam beberapa kali beraksi itu mencapai hampir Rp 400 juta.

"Kurang lebih keuntungan pelaku ini sekitar Rp 300-an (juta) ya... dengan emas hampir sekitar Rp 400 juta," ujarnya.

Lihat juga Video: Momen Penangkapan 2 Perampok Spesialis Rumah Kosong di Makassar

(rdp/rdp)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |