IHSG Berdarah-Darah, BEI Sebut Tekanan Datang dari Berbagai Penjuru

7 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai ketidakpastian global saat ini turut berdampak pada pasar saham Indonesia.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendapat hantaman dari berbagai faktor yang memicu sikap aksi jual bagi para investor asing. Pada perdagangan pagi tadi IHSG sempat menyentuh penurunan hingga di atas 4%.

Pjs. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan fenomena yang terjadi di pasar saham juga mendapat sorotan bukan hanya dari pelaku pasar melainkan pemerintah. BEI selaku regulator akan terus berkoordinasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dengan dana asing yang terus keluar dari bursa Tanah Air.

"Kami tentu koordinasi, kami adalah dengan OJK ya, dan tentu kami memonitor aktivitas dari investor khususnya investor asing ya," ujarnya saat ditemui di gedung BEI Jakarta, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, keputusan investor dalam hal ini aksi jual yang dilakukan merupakan aktivitas yang wajar sebagai respons para pelaku terhadap kegiatan berinvestasi.

"Dengan rencana rebalancing yang akan dilakukan oleh investor asing tentu ini adalah aktivitas yang wajar ya," ucapnya.

Jeffrey menjabarkan sumber ketidakpastian yang membebani pasar saham sangat beragam. Mulai dari fluktuasi komoditas minyak, fluktuasi nilai tukar di berbagai negara, hingga ketidakpastian penyelesaian geopolitik di Timur Tengah dan Rusia.

"Jadi seluruh ketidakpastian itu tentu akan berdampak sedikit banyak ya kepada pergerakan di pasar kita," imbuhnya.

Di sisi lain, tekanan pasar saham dalam negeri juga mendapat tekanan dari penyesuaian kebijakan sejumlah lembaga rating seperti MSCI dan FTSE. "Ya tentu kita sama-sama tidak bisa prediksi (tren penurunan) itu ya. Kami memantau terus bagaimana pergerakannya dari hari ke hari," ucapnya.

Meskipun demikian, Jeffrey menekankan BEI akan terus berupaya memperbaiki iklim investasi di pasar modal untuk jangka panjang agar investor asing dapat kembali menjadi kan bursa RI sebagai pilihan instrumen investasi mereka.

"Kami akan memastikan infrastruktur perdagangan ya berjalan dengan baik, pengaturan dan pengawasan juga berjalan dengan baik," tutupnya.

(mkh/mkh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |