Gojek Blokir Permanen Sejoli Diduga Mesum dalam Taksi Online di Jaksel

2 hours ago 2
Jakarta -

Gojek mengambil langkah tegas terkait sepasang kekasih yang diduga melakukan perbuatan mesum dalam taksi online di Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Akun milik penumpang taksi online itu kini sudah diblokir permanen.

"Berdasarkan investigasi tersebut terbukti penumpang melakukan pelanggaran. Akun penumpang tersebut telah kami lakukan suspend atau pemblokiran permanen," kata Head of Corporate Affairs ODS, Rosel Lavina dalam keterangannya, Minggu (15/2/2026).

Dia mengatakan langkah ini untuk kejadian ini tidak terulang. Selain itu, hal tersebut untuk memastikan ekosistem perusahaan aman dan bebas dari tindak asusila serta berbagai bentuk pelanggaran lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami juga mengimbau kepada mitra driver untuk dapat melaporkan adanya pelanggaran melalui kanal resmi salah satunya halaman bantuan di aplikasi Gojek Driver. Pada situasi darurat, mitra driver maupun pelanggan dapat menggunakan tombol darurat di aplikasi yang terhubung langsung dengan Unit Darurat/Satgas Gojek yang siap merespon 24 jam," kata dia.

"Gojek berkomitmen menghadirkan ekosistem yang aman untuk pelanggan maupun mitra driver. Hal ini diwujudkan lewat serangkaian langkah preventif serta penindakan yang tegas atas pelaku pelanggaran," imbuhnya.

Cerita Sopir Tegur Pasangan Mesum

Video dugaan asusila pelaku juga viral di media sosial. Sang sopir inisial AR menceritakan momen awal dirinya curiga atas tindakan asusila yang diduga dilakukan kedua penumpangnya. Dia mengatakan, saat itu, menerima orderan dari wilayah Jakarta Pusat ke Jakarta Selatan.

Saat setengah perjalanan, AR mengaku curiga lantaran penumpang wanita terus-menerus tiduran dan meletakkan kepalanya pada bagian paha laki-laki. Untuk memastikan rasa curiganya, AR pun mencoba menggeser spion bagian tengah mobilnya dan mengaku melihat tindakan asusila yang terjadi dilakukan keduanya.

"Saya mulai nundukin spion tengah, saya nundukin spion tengah. Baru mulai saya tegur," terang AR kepada wartawan, Kamis (12/2).

AR mengatakan kedua penumpangnya itu sempat tak menggubris tegurannya. Kedua penumpangnya itu tetap masih dalam posisi awal.

Namun, setelah dia mulai menegur dengan nada yang tinggi, penumpang perempuan mulai beranjak bangun. Dia mengaku melihat pakaian keduanya itu tak beraturan.

"Saya ngeliat si cewek ini bajunya berantakan. Si laki-laki celananya juga nggak beres," ungkapnya.

AR juga mengungkapkan tak ingin gegabah saat itu untuk langsung meminta kedua penumpangnya turun. Dia mengatakan, jika dilakukan, hal tersebut akan mempengaruhi orderan yang diberikan untuk akunnya.

Di sisi lain, dia juga menyampaikan alasannya mengunggah video dugaan tindakan asusila tersebut. Dia mengatakan hanya ingin memberikan edukasi kepada setiap penumpang taksi online agar bisa saling bersikap sopan.

(wnv/idh)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |