Gelombang panas ekstrem hantam Eropa. Prancis, Italia, Inggris, Spanyol mencatat suhu 42 derajat Celsius. Warga panic buying kipas angin dan pakai topeng alien.
Seseorang yang mengenakan topeng alien dengan menggunakan kipas angin listrik portabel di Milan, Italia. Gelombang panas ekstrem melanda sejumlah negara Eropa dengan suhu yang menembus rekor musiman dan memicu berbagai dampak. Di Italia, wisatawan terlihat menggunakan payung, pakaian pelindung sinar ultraviolet (UV), dan kipas tangan untuk menghadapi terik matahari. Menurut layanan meteorologi setempat, suhu mencapai 36 derajat Celsius sejak Senin. (REUTERS/Alessandro Garofalo)
Prancis menjadi salah satu negara yang paling terdampak gelombang panas ekstrem. Di tengah suhu yang terus meningkat, warga berbondong-bondong membeli kipas angin untuk membantu meredakan hawa panas. Otoritas cuaca setempat juga menaikkan status kewaspadaan tertinggi dari 49 menjadi 54 wilayah administratif dari total 101 wilayah di negara tersebut pada Selasa (23/6/2026) waktu setempat. (REUTERS/Abdul Saboor)
Sejumlah orang juga memilih mendinginkan diri dengan berendam di Air Mancur Trocadero di sebelah Menara Eiffel. Suhu di Prancis diperkirakan mencapai 42 derajat Celsius di beberapa wilayah pada Senin, sementara sejumlah daerah lain mencatat suhu hingga 38 derajat Celsius. Kondisi itu jauh di atas rata-rata normal untuk periode yang sama. (REUTERS/Abdul Saboor)
Gelombang panas juga melanda Inggris. Badan meteorologi Met Office memperkirakan suhu mencapai 37 derajat Celsius pada Selasa, yang berpotensi menjadi rekor suhu tertinggi untuk bulan Juni. Suhu diperkirakan terus meningkat pada Rabu dan Kamis (25/6). (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)
Sementara itu, Spanyol menghadapi kondisi yang lebih ekstrem. Suhu di sebagian besar wilayah negara itu melampaui 40 derajat Celsius pada Senin, dengan suhu tertinggi mencapai 42 derajat Celsius. Badan meteorologi Spanyol, Aemet, juga mengeluarkan peringatan merah yang jarang diterapkan akibat cuaca panas ekstrem yang melanda negara tersebut. (REUTERS/Mohammed Salem)
source on Google


















































