Rusia melancarkan salah satu gelombang serangan terbesar dalam beberapa waktu terakhir ke sejumlah kota di Ukraina pada Selasa (2/6/2026) dini hari. (REUTERS/Thomas Peter)
Rentetan serangan drone dan rudal menghantam ibu kota Kyiv hingga kota Dnipro, menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai sekitar 100 lainnya. (REUTERS/Stringer)
Rusia selama perang ini secara rutin menargetkan jaringan energi dan infrastruktur Ukraina, sementara Ukraina pada tahun ini meningkatkan serangan terhadap fasilitas minyak Rusia. Kedua negara sama-sama membantah sengaja menargetkan warga sipil. (REUTERS/Stringer)
Terlihat dari lokasi menunjukkan ledakan besar dan kepulan asap tebal membubung di atas kawasan permukiman bertingkat tinggi di Kyiv. (REUTERS/Alina Smutko)
Sebuah gedung apartemen setinggi 24 lantai diduga terkena rudal secara langsung hingga menyebabkan sebagian bangunan runtuh. Akibatnya, sejumlah warga diperkirakan masih terjebak di bawah reruntuhan. (REUTERS/Stringer)
Di wilayah Kharkiv, Ukraina timur laut, serangan drone dan rudal Rusia juga menyebabkan sedikitnya 10 orang terluka. Wali Kota Kharkiv Ihor Terekhov mengatakan seorang anak termasuk di antara para korban. Gelombang serangan ini terjadi hanya sehari setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan kemungkinan adanya serangan besar dari Rusia. (REUTERS/Stringer)


















































