Jakarta, CNBC Indonesia - Hubungan dua tokoh utama industri AI, CEO OpenAI Sam Altman dan CEO Anthropic Dario Amodei, kian memanas dan kini berlangsung terbuka di hadapan publik.
Momen terbaru terjadi dalam India AI Impact Summit saat keduanya tampil di atas panggung bersama Perdana Menteri India Narendra Modi.
Dalam sesi foto, Modi meraih tangan Altman dan mengangkatnya. Namun, Altman dan Amodei yang berdiri berdampingan tidak saling menggenggam tangan maupun melakukan kontak mata. Keduanya justru mengangkat kepalan tangan ke udara, berbeda dengan pemimpin teknologi lain yang bergandengan tangan.
"[Tentang] kejadian di atas panggung itu. Kami tidak tahu, saya tidak tahu apa yang sedang terjadi. Saya bingung, seperti Modi meraih tangan saya dan mengangkatnya dan saya benar-benar tidak yakin apa yang seharusnya [kami] lakukan," ujar Altman, dikutip dari Fortune, Senin (23/2/2026).
Insiden tersebut terjadi tak lama setelah perang iklan antara kedua perusahaan dalam ajang Super Bowl. Anthropic meluncurkan kampanye bertajuk "A Time and a Place" yang menyindir keputusan OpenAI memasukkan iklan ke dalam ChatGPT.
Iklan itu menampilkan gangguan promosi di tengah percakapan AI, dengan slogan "Ads are coming to AI. But not to Claude."
Altman merespons keras melalui media sosial X, menyebut iklan tersebut tidak jujur dan menuduh adanya doublespeak.
"Anthropic melayani produk mahal untuk orang-orang kaya. Kami senang mereka melakukan itu dan kami juga melakukan hal tersebut, tetapi kami juga sangat yakin bahwa kami perlu menghadirkan AI kepada miliaran orang yang tidak mampu membayar langganan," tulisnya.
Padahal, beberapa tahun lalu keduanya berada dalam satu kubu. Amodei bekerja di OpenAI sejak 2016 hingga 2020 dan berperan dalam pengembangan GPT-2 serta GPT-3.
Namun perbedaan pandangan terkait keselamatan dan arah pengembangan AI membuatnya keluar dan mendirikan Anthropic pada 2021 bersama sejumlah mantan karyawan OpenAI.
Sejak saat itu, Anthropic berkembang pesat. Dari hanya belasan karyawan, kini perusahaan memiliki lebih dari 2.500 pegawai dan mengantongi pendanaan besar dari raksasa teknologi global, dengan valuasi mencapai US$380 miliar.
Momen canggung saat sesi foto itu terjadi kurang dari dua pekan setelah bentrokan iklan Super Bowl kedua perusahaan, yang menunjukkan bahwa ketegangan masih membekas.
Meski Altman menyatakan dirinya hanya kebingungan, peristiwa tersebut menegaskan bahwa ia dan Amodei terlibat dalam pertarungan memperebutkan dominasi AI yang semakin sering berlangsung di ruang publik.
(dem/dem)
Addsource on Google
















































