DPO Narkoba Andre The Doctor Tiba di Bareskrim, Tangan Diborgol-Kaki Diperban

7 hours ago 2
Jakarta -

Buron kasus narkoba Andre Fernando 'The Doctor' tiba di Bareskrim Polri setelah ditangkap di Malaysia. Setiba di lokasi, Andre dibawa petugas menggunakan kursi roda.

Pantauan detikcom di lokasi, Senin (6/4/2026), Andre tiba sekitar pukul 19.26 WIB. Dia dikawal oleh polisi dalam mobil lalu diboyong ke gedung Bareskrim.

Kedua betis Andre tampak dibebat menggunakan perban. Dia datang mengenakan baju hitam dan celana pendek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andre sesekali menundukkan kepala. Dia tidak berkata apa pun saat digiring masuk oleh petugas.

Kemudian, tangannya dalam posisi terikat. Dia hanya tertunduk lesu sambil terdiam saat digiring.

Ditangkap di Malaysia

Sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap Andre 'The Doctor', buron bandar narkoba. Andre merupakan bandar narkoba yang juga jaringan Ko Erwin.

"Bahwa benar, pada hari Minggu, tanggal 5 April 2026, DPO atas nama Andre Fernando alias Charlie alias The Doctor berhasil ditangkap," ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi.

Eko mengatakan Andre ditangkap tim gabungan Bareskrim dan Hubinter Polri pada Minggu (5/4) di Penang Malaysia. Kini Andre dibawa ke Indonesia.

"Saat ini DPO tersebut sedang dalam penerbangan ke Indonesia dengan dikawal petugas," katanya.

Pemasok Sabu ke Jaringan Ko Erwin

Andre Fernando diketahui memiliki alamat tinggal di kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. 'The Doctor' memiliki ciri fisik tinggi badan 165 cm dengan berat badan sekitar 70 kg, serta rambut pendek berwarna hitam dan kulit sawo matang.

Andre Fernando menjadi DPO dalam kasus narkotika yang melibatkan bandar narkoba Ko Erwin. Kasus Ko Erwin turut menyeret mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro dan mantan Kasatresnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi.

Andre disebut merupakan sosok yang menyediakan sabu yang dibeli Ko Erwin untuk diedarkan di wilayah Bima, NTB. Ko Erwin diketahui 2 kali melakukan transaksi kepada Andre pada Januari 2026.

Transaksi pertama senilai Rp 400 juta per 2 kg sabu. Kemudian, transaksi kedua Rp 400 juta dengan sabu yang diterima seberat 3 kg.

Andre yang dikenal dengan julukan 'The Doctor' berperan sebagai distributor yang memasukkan narkoba di Indonesia melalui jalur darat dan kargo.

"Ko Andre atau 'The Doctor' menyediakan narkoba berbagai jenis, di antaranya sabu, vape yang mengandung etomidate, dan happy water," kata Eko.

Ko Andre, lanjut Eko, memiliki jaringan di daerah Riau. Dia memasukkan cartridge vape yang mengandung etomidate dengan merek Ferarri dan Lamborgini melalui jalur laut dari Malaysia melewati Dumai, Riau.

"Sedangkan untuk (pengiriman) narkotika jenis sabu pengirimannya kebanyakan menggunakan kargo uang di-packing (lalu) dimasukkan ke dalam boneka dan dibungkus dalam kotak kado," ungkap Eko.

Lihat juga Video Buron Narkoba Andre 'The Doctor' Ditangkap Bareskrim

(tsy/jbr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |