Jakarta -
Seorang pria berinisial DM (29) tewas setelah dikeroyok hingga dilempar dari lantai dua tempat biliar di Grogol, Jakarta Barat. Pengeroyokan terjadi dipicu perselisihan antara korban dan pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan mengatakan peristiwa terjadi pada Minggu (10/5) dini hari. Alex menyebutkan korban dan para pelaku sempat terlibat konflik saat mengonsumsi miras.
"Korban dan para pelaku sempat konflik ketika mengonsumsi miras. Kemudian turun ke tangga, korban ini sempat memiting teman dari pelaku. Tidak terima temannya dipiting pada saat di tangga, temannya berusaha membantu temannya yang sedang dipiting," kata Alex kepada wartawan, Jumat (12/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban Dilempar dari Lantai 2
Percekcokan kemudian berujung pengeroyokan terhadap korban. Hasil penyelidikan mengungkap para pelaku memang sengaja melemparkan korban dari lantai dua gedung tersebut.
"Temannya berusaha bantu untuk lepas. Setelah berusaha bantu tapi korban bersikeras untuk membawa A ini, makanya ada serangan ke korban berupa pemukulan, di situ terjadi pengeroyokan. Kemudian dia memecahkan kaca kemudian dia mendorong korban hingga terjatuh," ujarnya.
Alex menambahkan, korban langsung dilarikan ke rumah sakit dan mengalami koma. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia setelah empat hari dirawat.
"Korban menderita koma 4 hari dan kemudian korban dinyatakan meninggal dunia," imbuhnya.
Pelaku Ditangkap
Polisi bergerak melakukan penyelidikan kasus tersebut. Saat ini, tiga orang pelaku berinisial NA, AE dan MLS sudah diamankan. Dua orang pelaku diketahui masih di bawah umur.
"Dari antara ketiga pelaku ini, dua status anak dan satu status dewasa. Kemudian, tiga pelaku ini berinisial NA, AE, dan MLS. Pelaku ditangkap di daerah Jakarta Barat dan Rangkasbitung, Banten. Adapun satu diserahkan dari pihak keluarganya," jelasnya.
Erlyn mengungkap pelaku yang sudah diamankan merupakan pelaku pengeroyokan. Sementara, masih ada lima orang lainnya yang buron, termasuk pelaku utama yang melempar korban dari lantai 2.
"Jadi di antara delapan pelaku yang sudah kita identifikasi, tiga pelaku ini merupakan pelaku pengeroyokan yang memukul ya, memukul korban. Tapi bukan pelaku yang mendorong korban hingga jatuh dari lantai dua. Saat ini kami masih mencari pelaku tersebut," imbuhnya.
(wnv/mea)


















































