Menjadi petugas pemadam kebakaran (damkar) ternyata tak cuma menangani laporan kebakaran. Ada juga warga yang meminta bantuan tak biasa.
Danru Rescue Regu 5 Damkar Bekasi Selatan, Roby Cahyadi, mengatakan pernah ada yang meminta bantuan melepas cincin dari kemaluan. Dia mengatakan ada juga warga yang minta bantuan evakuasi sapi masuk parit.
"Ya paling maaf-maaf ya, kayak cincin nyangkut di kemaluan, kayak kalau musim Idul Adha atau kurban itu sapi masuk parit, gitu-gitu aja sih," kata Roby setelah melayani warga yang ingin menjajal tiang luncur darurat di kantor Damkar Bekasi Selatan, Kamis (25/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai informasi, tiang luncur darurat di kantor Damkar Bekasi Selatan ini viral setelah sejumlah warga menjajalnya. Warga beramai-ramai mencoba meluncur dari lantai atas kantor damkar sambil diawasi oleh petugas.
Kembali soal permintaan tak biasa, Roby menyebut permintaan bantuan dari warga untuk melepas cincin dari kemaluan itu termasuk kategori penyelamatan non-kebakaran. Dia mengatakan petugas menggunakan mesin grinder kecil untuk memotong cincin.
"Ya kalau cincin itu paling mini-grinder sih, kita potong tetap. Kita potong cincinnya," jelas dia.
Dia mengatakan petugas selalu membawa alat sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Termasuk, katanya, saat menyelamatkan sapi kurban dari dalam parit.
"Kita lihat medannya juga, kita lihat apa yang harus disiapkan alat-alatnya. Kayak misalnya kayak sapi masuk parit kita butuh tali, tripod, gitu-gitu aja," ujarnya.
Roby mengatakan petugas damkar selalu siaga markas meski tak ada panggilan darurat. Dia mengatakan petugas selalu berlatih fisik agar siap bertugas saat ada panggilan darurat.
"Sebenarnya kalau nggak ada panggilan darurat, kita tetap ngulas ini sih, pelajaran waktu kita diklat kemarin. Kita diklat, dikasih pelajaran, kita ulas, kita latih lagi kompetensi kita, gitu-gitu. Sama fisik kita, kita latih juga," ucapnya.
(tsy/haf)


















































