Cerita Bu RT Sempat Matikan Gardu Listrik Usai Bocah Di-bully hingga Kesetrum

1 week ago 16

Jakarta -

Bocah berusia 7 tahun di-bully dua orang remaja hingga kesetrum listrik di Taman Kramat, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Ketua RT setempat, Neneng, menceritakan sempat mematikan gardu listrik untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang lagi.

Neneng menjelaskan awalnya dia mendapatkan laporan dari warga ada bocah kesetrum di Taman Kramat saat petang. Lalu Neneng menghubungi pihak RW hingga kelurahan untuk mengecek ke lokasi.

"Aku telepon RW, aku telepon LMK, aku panggil keamanan. Panggil keamanan terus aku ajak keamanan, 'Ayo, kita lihat taman'. Tapi begitu saya ke sana, udah nggak ada korbannya. Kalau aku ke sana tuh udah nggak ada korbannya," kata Neneng saat ditemui di lokasi, Jumat (12/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Neneng menyebut bocah itu dibawa langsung orang tuanya ke rumah sakit. Kemudian dia meminta anak-anak yang masih bermain di lokasi segera pulang.

"Tapi anak-anak masih bermain banyak, gitu. Aku usir-usirin, bukan apa-apa, kan namanya katanya kesetrum, aku masih takut dong, nanti ada lagi korban lagi, gitu. Aku kunci langsung," jelasnya.

Setelah mengunci taman, Neneng menghubungi pihak PLN dan Dinas Pertamanan. Selanjutnya setelah dicek ternyata memang ada kebocoran listrik yang mengalir ke tiang lampu tersebut.

"Aku matiin, emang sementara aku matiin dulu. Nggak bisa aku ini, karena risiko juga, takut belum beres, gitu," katanya.

"Karena kemarin itu, begitu kejadian, datang dari Dinas Pertamanan untuk ngecek, dia bilang, 'iya, Bu, ada kebocoran di tiang ini,' itu," sambungnya.

Neneng mengatakan, Taman Kramat itu baru dibuka kembali selama satu bulan setelah direnovasi. Awalnya semua baik-baik saja sampai ada bocah yang menjadi korban.

"Nggak ada masalah. Itu kan belum lama, itu kan masih habis direnovasi. Itu renovasi, baru direnovasi, baru, kurang lebih sebulan yang lalu aku baru buka," ungkapnya.

Seperti diketahui, bocah berusia 7 tahun di-bully dua remaja saat bermain di Taman Kramat, pada Minggu (7/6). Korban diangkat oleh kedua pelaku lalu dibawa ke sebuah tiang listrik hingga akhirnya korban tersetrum.

Dua pelaku sempat pergi, lalu datang kembali menyeret korban menjauh dari tiang listrik. Polisi saat ini telah mengamankan dua pelaku yang masing-masing berusia 17 dan 16 tahun.

Simak juga Video: Kronologi Siswa di Surabaya Tewas Tersetrum di Rooftop SMA Versi Pihak Sekolah

(tsy/mea)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |