Artis Revaldo Lagi-lagi Terjerat Kasus Narkoba

6 hours ago 2
Jakarta -

Artis Revaldo Fifaldi harus kembali berurusan dengan polisi lantaran kembali tersandung kasus narkoba. Kali ini Revaldo ditangkap terkait kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Dirangkum detikcom, Selasa (25/4/2026), Revaldo pernah beberapa kali terjerat kasus narkoba. Revaldo pernah ditangkap pada 2006 karena memiliki paket sabu. Dia divonis 2 tahun penjara dalam kasus itu.

Revaldo kembali ditangkap pada tahun 2010 atas kepemilikan 62 gram sabu. Tak kapok, Revaldo 'hat trick' ditangkap pada tahun 2023 oleh Polda Metro Jaya. Revaldo pernah mengaku menyesal atas perbuatannya itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kali ini, Revaldo kembali ditangkap di kasus narkoba. Polisi menemukan tiga plastik bekas sabu. Polisi masih melakukan pengembangan.

Revaldo Ditangkap Lagi

Penangkapan Revaldo dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan. Wisnu mengatakan penyelidikan dilakukan atas informasi dari masyarakat.

"Informasi dari masyarakat bahwa saudara RF menggunakan narkoba kemudian dilakukan penyelidikan," kata Wisnu saat dihubungi, Selasa (25/8/2026).

Wisnu mengatakan Revaldo ditangkap pada Senin (24/8) malam. Saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan.

"Saudara RF menyalahgunakan narkoba. Benar tim dari Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat melakukan penyelidikan. Benar saudara RF berdasarkan informasi interogasi awal benar menggunakan narkotika jenis sabu," ujarnya.

Plastik Bekas Sabu Disita

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti saat menangkap artis Revaldo Fifaldi terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Saat digeledah, polisi menemukan barang bukti berupa alat hisap dan tiga plastik klip bekas sabu.

"Tim mengamankan dan melakukan penggeledahan terhadap RF. dari hasil pemeriksaan ditemukan barbuk (barang bukti) tiga plastik klip bekas sabu," kata AKP Wisnu Wirawan.

Barang bukti itu saat ini sudah diamankan di Polres Metro Jakarta Barat. Polisi masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan.

Hasil Tes Urine

Polisi telah melakukan tes urine terhadap artis Revaldo Fifaldi yang ditangkap terkait kasus penyalahgunaan narkotika. Hasilnya, Revaldo positif mengonsumsi narkoba dan psikotropika

"Hasil tes urine pelaku tersebut positif narkotika dan psikotropika," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi kepada wartawan, Selasa (25/8).

Revaldo ditangkap pada Senin (24/8) pukul 17.30 WIB di sebuah apartemen di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel). Kasus diungkap setelah pihak kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat.

Setelah menggeledah Revaldo, polisi menemukan sejumlah barang buruk, mulai dari tiga plastik klip bekas sabu, 2 korek, 3 pipet, 3 bong, 1/2 butir alprazolam, 1/2 butir sanax, 2 kotak penyimpanan dan handphone Revaldo yang ditemukan di rak sepatu.

"Kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke Sat Narkoba Polres Jakarta Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.

Sempat Minta Maaf Usai Hattrick Ditangkap Polisi

Artis Revaldo sempat buka-bukaan usai tiga kali atau 'hattrick' diciduk polisi terkait narkoba pada tahun 2023. Saat itu dia sempat menyampaikan permintaan maaf.

"Assalamualaikum. Pertama-tama saya ingin mengucapkan minta maaf kepada keluarga, sahabat, teman-teman, dan semua yang sudah mempercayai saya," kata Revaldo dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/1/2023).

Revaldo mengaku dirinya pencandu narkoba. Ia relapse atau kambuh karena masalah mental.

"Saya relapse, saya kambuh. Saya adalah pencandu yang punya masalah mental," katanya.

Dalam kesempatan itu, Revaldo menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian. Ia menilai penangkapan ini sebagai teguran baginya.

"Terima kasih Polda Metro Jaya sama Direktorat Narkoba yang sudah menegur saya kembali. Lebih baik ditegur bapak-bapak ini daripada ditegur Yang Maha Kuasa," katanya.

Ia berterima kasih karena akan dibimbing untuk kembali ke jalan yang benar. Ia berharap hal ini menjadikan dirinya bebas dari narkoba.

"Terima kasih juga karena saya akan dibimbing dan dibina sebaik mungkin. Yang terbaik buat saya, saya dibimbing yang terbaik buat saya oleh bapak-bapak ini dan BNNP, terus kejaksaan semua terkait. Mudah-mudahan saya bisa sehat kembali, bisa sembuh dan bisa kembali dipercaya oleh teman-teman semua. Maaf, saya cuman pengen sembuh, terima kasih," tutupnya.

(wnv/isa)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |