Antrean Penumpang Reschedule Mengular di Soetta Imbas Erupsi Anak Krakatau

6 hours ago 1
Jakarta -

Antrean penumpang reschedule atau jadwal ulang penerbangan terjadi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten. Operasional Bandara Soetta ditutup sementara imbas abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pantauan detikcom di Terminal 3 Bandara Soetta pukul 12.20 WIB, Minggu (6/9/2026), antrean mengular di sekitar konter check-in F. Antrean tampak mengular hingga ke ujung terminal, yang jaraknya sekitar 60 meter.

Sejumlah penumpang juga terlihat melihat jadwal pesawat yang dibatalkan. Tampak layar yang menunjukkan jadwal pesawat mayoritas berwarna merah dan bertuliskan dibatalkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah seorang penumpang bernama Hadad (55), hendak pulang ke Ternate, Maluku Utara, menggunakan maskapai penerbangan dari Bandara Soetta. Hadad menyebut pesawat seharusnya berangkat pada pukul 02.00 WIB.

"Jadwalnya itu tadi malam jam 02.00 WIB. Kemudian ditunda jam 06.00 WIB ya tadi. Kemudian batal lagi, batal lagi. Dan kita ngambil bagasi, dibatalin ya penerbangannya," kata Hadad di lokasi.

Hadad akhirnya memutuskan untuk mengambil opsi reschedule. Hadad akhirnya kembali membawa bagasinya yang sebelumnya sudah masuk di konter check-in.

"Akhirnya kita ngambil bagasi kemudian naik ke sini untuk reschedule penerbangan kembali," lanjutnya.

Hadad berharap penerbangan bisa segera normal. "Ya, mudah-mudahan sudah baik cuacanya," imbuhnya.

Untuk diketahui, penutupan Bandara Internasional Soetta diperpanjang hingga pukul 13.30 WIB. Operasional Bandara Soetta dihentikan sementara imbas abu erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penghentian operasional penerbangan sampai pukul 13.30 WIB," tulis otoritas Bandara Soetta melalui akun Instagramnya, Minggu (6/9).

Lihat Video 'Badan Geologi Sebut Dentuman di Jabar Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau':

(rfs/rfs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |