Ada El Nino-Kekeringan, Amran Jamin Stok Beras Aman Sampai April 2027

7 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pertanian (mentan) Amran Sulaiman mengungkapkan pemerintah sudah mengantisipasi dampak fenomena cuaca El Nino Godzilla. Dari sisi ketersediaan pangan, saat ini stok beras aman masih hingga 11 bulan ke depan.

Amran menjelaskan hingga bulan Juni stok beras cadangan pemerintah mencapai 5,2 juta ton. Standing crop beras atau tanaman yang ada di lahan sawah diestimasikan mencapai 10 - 11 juta ton, sedangkan stok yang berada di hotel, rumah hingga restoran mencapai 12,5 juta ton.

"Artinya dengan cadangan ini tiga-tiganya itu bisa 10 - 11 bulan ke depan. Kalau anggaplah yang terendah adalah 10 bulan ke depan artinya sampai dengan bulan April (2027)," kata Amran, usai Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan, Kamis (18/6/2026).

Amran juga tidak khawatir atas kekeringan ini, pasalnya diproyeksikan pada Maret 2027 mendatang stok beras juga akan kembali bertambah, karena periode masa panen.

Lebih lanjut untuk mitigasi risiko El Nino Godzilla ini, Kementerian Pertanian juga sudah membangun embung, irigasi, pompa air, sumur dalam, hingga kegiatan pomanisasi dan optimalisasi lahan. Dengan optimalisasi lahan maka lahan rawa yang biasanya panen satu kali bisa menghasilkan hingga dua - tiga kali.

"Kemudian cetak sawah kita lanjutkan. Ini semua bisa memitigasi risiko, sekali lagi Insyaallah untuk pangan aman," katanya.

Dalam kesempatan itu, Amran juga melaporkan tekrait permasalahan harga telur ayam yang jeblok. Menurutnya pihaknya sudah mengumpulkan peternak ayam, dan memberikana solusi. Salah satunya adalah penyerapan produksi telur untuk program MBG.

"Saya langsung telepon kepala BGN, menyampaikan kalalu bisa dalam satu minggu biasanya konsumsi telur satu kali, bisa menjadi tiga kali termasuk ayam, sehingga harga mulai merangkak naik," kata Amran.

Amran juga mengatakan pihaknya bersama BUMN pangan akan melakukan akselerasi tanaman kakao, kopi, mente, kepala dan tebu, dengan total luasan hingga 870.000 hektare, termasuk di Papua. Amran mengatakan arahan presiden tetap memberikan bantuan langsung kepada petani dan pemerintah daerah.

"Hilirisasi kelapa, pabriknya sudah terbangun di Maluku Utara, Insyaallah tahun ini mudah-mudahan selesai dua. Kemudian di Morowali satu dan Indragiri Hilir, Riau," tuturnya.

(dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |