Viral Pendaki Wanita Ngaku Dilecehkan Pemandu di Gunung Merbabu

1 week ago 17

Jakarta -

Viral seorang pendaki wanita, diduga mendapatkan perlakukan tidak menyenangkan saat melakukan pendakian di Gunung Merbabu. Pendaki tersebut merasa ditipu dengan pemandu yang ia sewa, bahkan dia juga mendapatkan tindakan pelecehan seksual saat mendaki di Gunung Merbabu.

Pendaki wanita itu diketahui berinisial F (26) asal Banjarnegara yang berdomisili di Purwokerto. Dia mengaku mengenal H (29) dari Grobogan, yang menjadi pemandunya melalui media sosial. Keduanya bertemu saat F menyewa jasa H untuk menjadi pemandunya saat mendaki Gunung Merbabu.

"Saya ingin menyewa private trip. Dia bilang sudah pernah private trip di Rinjani. Sebelumnya dia sempat chat aku di X, kita sempat komunikasi. Aku juga suka naik gunung, apalagi ini bulan naik gunung. Teman-temanku bisanya minggu ini, tapi aku minggu ini udah mutasi kerja," kata F saat dihubungi, dilansir detikJateng, Selasa (9/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keduanya kemudian melakukan pendakian ke Merbabu via Selo, Boyolali pada Jumat (29/5). Dari Purwakarto F berangkat ke Jogja, dan dijemput H. Mereka kemudian naik motor ke Pos Pendakian Selo.

Awal pendakian, tas F membawa keperluan logistik makanan, sementara H membawa peralatan seperti pertendaan. Mereka kemudian melakukan pendakian dengan tujuan Sabana 2 Pos Pendakian Merbabu Via Selo. Di sana, keduanya mulai mendirikan tenda dengan posisi di depan jurang. Dugaan pelecehan itu terjadi malam hari.

"Aku pengin nangis, teriak, kabur, tapi depan tenda aku jurang. Kalau aku teriak, takutnya dikira aku baru nge-freeze," imbuhnya.

Keesokan harinya, F segera untuk turun gunung. Namun keduanya sempat kesasar. Beruntung, ada pendaki lain yang memberitahu jika mereka salah jalur, dan menunjukan jalur yang benar.

F kemudian pulang dalam keadaan trauma, dia mengaku tidak bisa tidur, gelisah, ketakutan, dan tidak mau makan. "Aku hingga hari ini aku belum bisa tidur, saat ketemu akan baru aja lepas infus," kata dia.

Dia sempat menceritakan kejadian yang ia alami kepada kakaknya, dan meminta kakaknya menemui H. Dalam pertemuan itu, H diminta menemui F di Purwokerto untuk menyelesaikan permasalahan dan meminta maaf secara langsung.

Simak selengkapnya di sini.

Lihat juga Video 'Bahaya FOMO Dalam Pendakian Gunung':

(yld/idh)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |