Viral Jastip Nyekar hingga Kirim Doa untuk Perantau Tak Mudik ke Surabaya

5 hours ago 4

Surabaya -

Viral praktik jasa titip (jastip) nyekar yang ditawarkan seorang warga di Surabaya. Jastip nyekar ini diperuntukkan bagi perantau yang tidak bisa mudik.

Layanan jastip ini viral diunggah oleh akun @laifaqr pada Minggu (8/3). Pemilik akun menawarkan jasa yang terbilang unik, yakni layanan jastip atau jasa titip nyekar. Layanan jastip biasanya hanya ditawarkan untuk pembelian barang, tiket, maupun antrean.

"OPEN JASTIP NYEKAR !! Bagi anak rantau yang ga kebagian mudik lebaran tapi ingin ke makam keluarga, jangan bersedih rek kalian bisa jastip nyekar di aku," demikian unggah pemilik akun @laifaqr seperti dilansir detikJatim, Rabu (25/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam layanannya, Laifa menyediakan tabur bunga, pembersihan area makam, serta dokumentasi foto dan video sebelum dan sesudah dibersihkan. Ia juga menawarkan kirim doa dengan surah-surah pendek dan bacaan Yasin sebagai layanan tambahan.

"1. Tabur bunga di makam & 2. Kirim Doa (Al - Fatihah, Al - Ikhlas, An - Nas, Al - Falag) & 3. Pembersihan sekitar area makam / 4. Dokumentasi foto / video makam before - after tg. NOTE : boleh reguest baca Yasin ada tambahan biaya 50k," katanya.

Kepada detikJatim, pemilik akun yang bernama Laifa mengatakan dirinya pun menerima saran dari warganet. Saat ini dirinya lebih memfokuskan pada perawatan makam dan doa secara umum. Tidak lagi menerapkan biaya tambahan untuk pembacaan Surah Yasin.

"Sekarang lebih fokus ke nyekar, tabur bunga, pembersihan area makam dan doa yang tulus aja, tidak saya jadikan tambahan berbayar," jelasnya.

Untuk tarif, Laifa mematok harga Rp50.000 untuk jarak hingga 10 kilometer dari lokasinya. Jika lebih jauh, dikenakan biaya tambahan transportasi.

Sejak membuka jasa tersebut, Laifa mengaku menerima banyak pesanan jastip nyekar. Meski begitu, karena kesibukannya sebagai pekerja penuh waktu akhirnya ia hanya menyanggupi sebagian pesanan.

"Yang DM lumayan banyak, tapi yang saya kerjakan baru belasan. Saya juga seleksi, misalnya kalau nama di batu nisan sudah tidak terlihat, kan susah dicari. Kalau nisannya masih terbaca dan aku masih kebingungan aku tanya ke juru kunci lokasi makamnya di mana," katanya.

Baca selengkapnya di sini

Simak juga Video 'Mereka yang Cuan di TPU Karet Bivak Jelang Ramadan':

(idh/idh)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |