Viral Gunung Lawu Disebut Bakal Erupsi Besar, PVMBG: Hoax!

5 hours ago 1

Jakarta -

Sebuah unggahan viral menyebut Gunung Lawu masuk daftar gunung yang diperkirakan akan mengalami erupsi besar dalam waktu dekat karena diduga terjadi kenaikan magma. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan informasi tersebut hoax.

Dilansir detikJatim, Jumat (19/6/2026), Ketua Tim Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Heruningtyas Desi Purnamasari menjelaskan Gunung Lawu merupakan gunung api tipe B. Artinya, Gunung Lawu tidak memiliki catatan erupsi magmatik setelah tahun 1600.

"Memang Gunung Lawu saat ini tipenya B ya, atau gunung api tipe B itu disebut juga gunung api yang ketika erupsi magmatik ya itu minimal satu kali dari tahun 1600 sampai sebelumnya. Jadi sejak 1600 itu Gunung Lawu belum pernah erupsi lagi," jelas Heruningtyas saat dihubungi detikJatim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah ditelusuri oleh tim kami, ini memang ada akun yang dia itu khusus untuk menyebarkan berita-berita hoaks seperti itu ya. Jadi, dia tuh tidak hanya terkait tentang gunung api, tapi juga terkait tentang adanya gempa besar, tsunami, segala macam," imbuhnya.

Ia membeberkan, berbeda dengan gunung api tipe A, Gunung Lawu tidak memiliki status atau tingkat aktivitas gunung api yang dibagi dalam level normal, waspada, siaga, dan awas. Sebab, status tersebut hanya berlaku untuk gunung api tipe A yang dipantau secara intensif oleh PVMBG.

"Nah, kalau untuk gunung api tipe B itu tidak ada level aktivitas, tingkat aktivitas, atau status gunung apinya," ujarnya.

Ia menambahkan pihaknya sempat menerima laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas anomali di Gunung Lawu. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) diterjunkan untuk melakukan survei geokimia, termasuk pengukuran gas dan analisis data lainnya. Namun, hasil penyelidikan menunjukkan kondisi Gunung Lawu masih normal.

Baca berita selengkapnya di sini.

(whn/idh)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |