Video: Ambisi PNRE Ubah Limbah Sawit Jadi Biometanol, Produksi di 2027

5 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia- Dalam upaya mendukung percepatan transisi energi RI menuju Net Zero Emission 2060, Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) terus mengembangkan biometanol di Indonesia.

Baru-baru ini Pertamina NRE telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan CRecTech Pte. Ltd Singapura untuk pengembangan fasilitas percontohan konversi biogas menjadi biometanol di KEK Sei Mangkei, Sumatra Utara.

Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis mengatakan langkah ini menjadi bagian dari strategi menjangkau pasar biometanol yang sangat besar dengan memanfaatkan besarnya ketersediaan limbah perkebunan (waste plantation) dari industri minyak sawit (crude palm oil) berupa Palm Oil Mill Effluent (POME).

Langkah ini selain bisa mengolah limbah industri namun juga bisa mengembangkan energi hijau yang dapat mendukung ketahanan energi nasional. Saat ini telah dilakukan penelitian di laboratorium dan bersiap untuk dilakukan uji coba produksi Biometanol menggunakan POME yang dihasilkan oleh biogas power plants (PLTBg) milik PNRE di Sei Mangkei.

PNRE menargetkan pada akhir tahun 2026 atau awal tahun 2027, Biometanol dari POME sudah bisa diproduksi sekitar 50 ton per tahun. Lalu seperti apa rencana pengembangan Biometanol PNRE? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 21/04/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |