Upaya Kombes Eko Gerakkan Anak Muda Jaga Alam Melalui Green Policing

1 day ago 7

Jakarta -

Kombes Eko Budhi Purwono mengeksekusi program Green Policing Polda Riau untuk menjaga kelestarian lingkungan. Dirbinmas Polda Riau itu menggandeng anak muda sebagai penggerak lingkungan.

"Pak Kombes Eko Budhi Purwono adalah penggerak utama dari program Green Policing Polda Riau. Green Policing ini adalah satu paradigma baru dalam era kepolisian kontemporer," kata Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan dalam wawancara program Hoegeng Awards 2026.

Green Policing adalah program Polda Riau yang menggabungkan upaya pemeliharaan kamtibmas dan disandingkan dengan upaya pelestarian lingkungan. Program ini adalah salah satu langkah memberikan keadilan bukan saja kepada sesama manusia tetapi kepada alam dan lingkungan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beliau menunjukkan bahwa polisi tidak hanya hadir saat terjadi pelanggaran hukum, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan sosial. Beliau membangun kesadaran, memberdayakan masyarakat, menjaga lingkungan dan melakukan secara konsisten dengan keteladanan," ucap Irjen Herry.

Kombes Eko adalah salah satu kandidat 3 besar Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Berdedikasi. Sebagai Dirbinmas, Eko mengaku ditugaskan Kapolda Riau untuk memperhatikan lingkungan. Sebab, kata dia, salah satu hal yang menonjol di Riau adalah masalah lingkungan.

"Salah satu program Pak Kapolda yang mem-backup dari Green Policing adalah program Jalur (Jelajah Riau untuk Rakyat), ini bentuk dari menjaga yang ada di wilayah Riau ini, di antaranya adalah pesisir, laut, dan sungai-sungai," ujar Eko.

Kombes Pol. Eko Budhi PurwonoKombes Pol. Eko Budhi Purwono (Foto: detikcom)

Salah satu pihak yang disasar program ini adalah warga yang dilewati oleh Sungai Subayang di Kampar Kiri Hulu. Para pemuda diberikan pelatihan satpam agar tidak lagi menjadikan alam sebagai mata pencaharian utama.

"Kita juga mencoba mengingatkan bagaimana hutan untuk dikurangi permasalahannya, untuk itu kita mencarikan solusi di antaranya kita merekrut pemuda dari 13 desa untuk mendidik menjadi satpam Green Policing," tutur dia.

Aktivis lingkungan, Dody Rasyid Amin, mengatakan pelatihan satpam itu memberikan dampak kepada pemuda sekitar. Kini para pemuda yang ikut pelatihan ada yang bekerja menjadi satpam di perusahaan hingga rumah sakit.

"Saya cerita (ke Kombes Eko), ini suaka margasatwa, ada desa di dalamnya, ada manusia di dalamnya. Saya berpikir harus ada solusi bagaimana mengganti pola pekerjaan warga kami di sini agar tidak lagi berbenturan dengan hukum. Maka muncullah ide kita melihat anak-anak produktif masa kerja tapi dia tidak ada wadah, tidak punya pilihan," kata Dody.

"Kami masyarakat Subayang yang telah, walaupun belum semua, beberapa sektor telah merasakan dampak perhatian dari pak Eko ini, terutama dari Polda Riau, sehingga kita yakin bahwa orang-orang Subayang tidak akan bicara tidak merdeka lagi, kita sama isi kemerdekaan ini dengan kemakmuran yang berkeadilan," jelas dia.

Kombes Eko juga menggandeng anak sekolah untuk peduli terhadap lingkungan. Dia menggerakkan anak SMA menjadi tim 110 Green Policing.

"Tim 110 Green Policing Polda Riau. 110 menurut Kombes Pol Eko Budhi adalah referensi dari SMA 1 sampai SMA 10 yang merupakan motor penggerak Green Policing dan juga gambaran dari nomor darurat, jika alam membutuhkan bantuan, sedang dalam kondisi yang tidak baik-baik saja, hubungi 110 maka anak mudalah yang harus turun tangan," kata siswa SMA 1 Pekanbaru, Alvino Radzaky J.

(lir/knv)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |