TPT Longsor Imbas Sungai Ciluar Meluap, 20 Rumah di Bogor Terendam Banjir

20 hours ago 8

Jakarta - Tembok penahan tanah (TPT) setinggi 10 meter longsor setelah tergerus luapan arus Sungai Ciluar di Bogor Utara, Kota Bogor. TPT longsor mengakibatkan luapan Sungai Ciluar membanjiri 20 rumah warga dengan ketinggian hingga 40 sentimeter (cm).

"Tembok penahan tanah dengan tinggi sekitar 10 meter dan lebar 5 meter longsor sehingga air meluap dan membanjiri permukiman warga," kata Kalak BPBD Kota Bogor Dimas Tiko Prahadi Sasongko, Senin (4/5/2026).

Dimas mengatakan banjir dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. TPT longsor akibat tergerus arus Sungai Ciluar yang meluap imbas hujan deras.

"Kejadian ini diketahui karena curah hujan dengan intensitas tinggi dan tergerus oleh aliran sungai Ciluar. Sekitar ada 20 rumah yang terendam banjir. Ketinggian air diperkirakan kurang lebih 50 sentimeter," kata Dimas.

Banjir lintasan juga dilaporkan terjadi di permukiman warga Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Drainase yang menyempit dan tersumbat sampah mengakibatkan banjir setinggi 40 sentimeter.

"Banjir lintasan di permukiman warga untuk Pasir Jaya berada di titik RW 13, untuk RW 15-nya terdampak genangan, kurang lebih setinggi lutut orang dewasa atau sekitar 40 centimeter," kata warga bernama Andri dihubungi detikcom.

"(Penyebab banjir) Karena sumbatan dan pendangkalan pada drainase. Selain itu, drainase tidak bisa dinormalisasikan karena drainase dijadikan halaman rumah warga," imbuhnya.

Andri menyebutkan banjir selalu terjadi jika terjadi hujan deras dalam waktu yang lama. Ia berharap ada tindakan perbaikan dari kelurahan dan Pemkot Bogor agar banjir tidak terulang.

"Untuk banjir lintasan RW 13 tergantung debit airnya, kalau hujan reda nggak lama dia (banjir) surut lagi. Ini sering terjadi, tiap hujan (banjir), apalagi kalau hujan intensitas tinggi. Kalau tidak ada (perbaikan) mau sampai kapan warga kami terus mengeluh saat turun hujan," sebut Andri. (dek/dek)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |