Topan Paling Brutal Sudah Hantam RI, Menteri LH Blak-blakan Bilang Ini

10 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Siklon Tropis Senyar menjadi alarm baru bagi Indonesia. Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, sebuah siklon tropis terbentuk sangat dekat dengan daratan Indonesia dan memicu hujan ekstrem, banjir bandang, serta longsor di Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyebut bencana topan nihil terjadi di Indonesia. Namun adanya Topan Senyar menjadi alarm baru bagi kondisi alam di Indonesia.

"Iklim yang sejatinya tidak terjadi perubahan iklim, kita hampir tidak mengenal topan, taipun dan sebagainya tapi bulan november kemarin kita dengan sedih menyaksikan taipun tropis senyar ada di daerah kita yang sejatinya taipun itu tidak pernah muncul di daerah dengan lintang kecil," ungkap Hanif di ESG Sustainability Forum 2026 dengan tema Akselerasi Agenda Hijau: Menjembatani Kepentingan Bisnis dan Keberlanjutan yang digelar di Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Topan Senyar yang muncul tiba-tiba ini membawa curah hujan cukup besar dan kecepatan angin kuat mencapai 80 km/jam. Topan ini memicu hujan ekstrem, banjir bandang, serta longsor di Aceh, Sumbar dan Sumut.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan pidato utama dalam acara ESG Sutainability Forum 2026 di Jakarta, Selasa (3/2/2026). (CNBC Indonesia Tri Susilo)Foto: Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan pidato utama dalam acara ESG Sutainability Forum 2026 di Jakarta, Selasa (3/2/2026). (CNBC Indonesia Tri Susilo)
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan pidato utama dalam acara ESG Sutainability Forum 2026 di Jakarta, Selasa (3/2/2026). (CNBC Indonesia Tri Susilo)

"Namun tanggal 24 November kita dengan sangat sedih menyaksikan air dengan puluhan miliar meter kubik menghantam daerah bagian utara dari Sumatra kita, kemudian membawa korban yang sangat besar," ucapnya.

Bencana ini harus menjadi perhatian untuk mengubah perilaku yang lebih ramah terhadap lingkungan. Kata Hanif alam tidak pernah bohong, terhadap apa yang telah manusia perbuat.

"Sehingga dengan kondisi ini maka kerentanan itu semakin nyata di depan kita," sebutnya.

(wur)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |