Tas Lululemon Incaran Oknum Petugas Kargo Soetta, Seberapa Mahal?

4 hours ago 1

Jakarta - Oknum petugas kargo di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, ditangkap karena kasus pencurian tas bermerek Lululemon. Brand Lululemon merupakan brand pakaian dan aksesori olahraga.

Dikutip dari laman resmi situsnya, Lululemon merupakan perusahaan pakaian olahraga dan aksesori asal Kanada yang menyasar pasar kelas menengah. Lululemon menyediakan pakaian dan aksesori yoga, pakaian lari, dan perlengkapan olahraga lainnya dengan kualitas premium.

Brand ini menjual beberapa jenis tas. Dari crossbody bag, backpacks, shoulder bags, hingga totebags. Harga tas merek ini juga beragam. Harganya berada di kisaran Rp 1,1 juta hingga Rp 2,5 juta.

Sebagai contoh, City Essentials Mini Shoulder Bag 1L dibanderol harga Rp 1.1200.000. Ada juga Everyday Backpack 21L, yang dihargai Rp 2.056.0000. Tas-tas ini bisa dibeli melalui marketplace di laman resmi Lululemon.

Sebelumnya, Satreskrim Bandara Soekarno-Hatta berhasil menangkap oknum petugas kargo di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, terkait kasus pencurian tas bermerek Lululemon. Korban, yang merupakan perusahaan ekspor, mengalami kerugian sekitar Rp 1 miliar.

"Pencurian itu terjadi dalam kurun waktu dua tahun. Akibatnya, perusahaan ekspor PT Pungkook Indonesia One mengalami kerugian hingga lebih dari Rp 1 miliar," ujar Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Wisnu Wardana dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).

Ketiga tersangka berinisial R alias K, A, dan F. Mereka ditangkap di wilayah Karawaci, Kota Tangerang, pada Rabu (29/4) sekitar pukul 00.30 WIB.

R, yang menjadi otak pelaku, bekerja sebagai tim operasional ekspor di Kargo Bandara Soekarno-Hatta.

Kasus tersebut bermula dari laporan Nomor LP/B/48/IV/2026/SPKT/Polresta Bandara Soekarno-Hatta/Polda Metro Jaya tertanggal 27 April 2026 terkait kasus tindak pidana pencurian dan/atau penadahan.

Kronologinya, pada Senin (13/4) pukul 15.30 WIB, di area parkir Pergudangan Soewarna Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Korban dalam perkara ini adalah PT Pungkook Indonesia One, yang beralamat di Grobogan, Jawa Tengah.

"Perusahaan tersebut sebelumnya mengirimkan 4.749 tas merek Lululemon dari Grobogan menuju Shanghai, China, melalui kargo Garuda Indonesia," ujar Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta Kompol Yandri Mono.

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan CCTV di area RA BST serta Pergudangan Soewarna, polisi menemukan adanya 40 karton dari total 512 karton yang sengaja disisihkan saat proses pemeriksaan X-ray.

"Tersangka F berperan mengondisikan agar 40 karton tersebut dipisahkan dari pemeriksaan dan dimasukkan ke dalam truk boks," ucapnya.

Lihat juga Video: Momen Sekuriti Kejar Maling Tas di Stasiun Pocin yang Kabur Loncat Pagar

(rdp/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |