Tangis Sesal Muse Model Penyebar Hoax 'Dibegal'

5 hours ago 8
Jakarta -

Seorang muse model berinisial AJDV alias AWS menangis usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Dia diperiksa terkait kasus penyebaran kabar bohong dirinya menjadi korban begal di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Dirangkum detikcom, Jumat (22/5/2026), mulanya beredar kabar menyebut AJDV menjadi korban begal di kawasan Kebon Jeruk, Jakbar. Polisi kemudian melakukan pengecekan ke lokasi hingga rumah sakit.

Dalam narasi yang beredar di media sosial disebutkan bahwa AJDV mengalami kritis akibat peristiwa tersebut. Disebutkan peristiwa itu terjadi saat korban melintas naik ojek online di samping jalan tol Kebon Jeruk.

Tidak disebutkan kapan peristiwa itu terjadi, tapi narasi menyebutkan korban mengalami luka bacok di bagian kepala. Sedangkan driver ojol yang membawa korban mengalami luka robek di bagian tangan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihak kepolisian telah turun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan.

"Terkait informasi yang beredar mengenai dugaan pembegalan terhadap seorang model di kawasan Kebon Jeruk, jajaran Polsek Kebon Jeruk dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat telah melakukan pengecekan awal lokasi yang diduga tempat kejadian perkara dan mendatangi Rumah Sakit Sumber Waras untuk memastikan kebenarannya," jelas Budi Hermanto dalam keterangannya, Senin (18/5).

Polisi juga mendatangi rumah sakit dimaksud untuk mengecek korban. Namun, dari hasil pengecekan di rumah sakit, tidak ada nama pasien yang dimaksud.

"Dari hasil pengecekan sementara, tidak ditemukan data pasien atas nama yang disebutkan dalam unggahan tersebut dalam kurun waktu satu bulan terakhir," imbuhnya.

Bukan Korban Begal

Polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan mengenai kabar tersebut. Ternyata, model tersebut bukan merupakan korban begal.

"Kami jelaskan dari Direktorat PPA dan PPO bersama Satres PPA PPO Jakarta Barat dan Polsek Kebun Jeruk, didampingi oleh UPT P3A dan Psikologi, termasuk Dokkes Polda Metro Jaya itu melakukan proaktif mendatangi saudari AWS dan sudah melakukan interogasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Rabu (20/5).

"Kami tegaskan bahwa yang bersangkutan bukanlah menjadi korban begal ataupun tindakan kriminal lainnya," tambah dia.

Muse Ingin Glorifikasi Viral Begal

Polisi mengungkap motif AJDV menyebarkan hoax. Polisi menyebut berdasarkan pengakuan AJDV menyebarkan hoax karena iseng.

"Apa motifnya? Yang pertama karena iseng, yang kedua ingin mengglorifikasikan bahwa beberapa kejadian viral tentang begal. Hal ini sudah didatangi tadi siang dan sudah dilakukan pendalaman. Jadi kita putuskan bahwa yang bersangkutan bukan merupakan korban dari suatu peristiwa pidana," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, dikutip Kamis, (21/5).

Lebih lanjut, Budi Hermanto mengajak masyarakat untuk bijaksana dalam bermedia sosial. Budi mengimbau warga tidak menyampaikan berita-berita yang menyesatkan sehingga menimbulkan kegaduhan.

"Polda Metro Jaya sudah hadir untuk melakukan pendampingan psikologis kepada yang bersangkutan dan kami putuskan, simpulkan dari hasil pendalaman bahwa yang bersangkutan bukan merupakan korban dari suatu peristiwa pidana," sebutnya.

Muse Menangis

Polisi telah memeriksa AJDV di Polda Metro Jaya. Seusai pemeriksaan, AJDV tampak menangis tersedu-sedu.

"Iya (Diperiksa) di Siber dalam rangka meminta penjelasan yang bersangkutan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat dihubungi wartawan, Kamis (21/5).

Budi Hermanto mengatakan pemeriksaan dilakukan sejak siang tadi. Pantauan detikcom, AJDV baru keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 20.26 WIB.
Terlihat AJDV mengenakan jaket berwarna biru. Wajahnya tertutup masker dan kepalanya ditutupi hoodie.

Saat keluar, AJDV didampingi seorang wanita dan dua petugas kepolisian. AJDV hanya menangis saat ditanyai wartawan.

AJDV tak menjawab pertanyaan wartawan. Tak lama kemudian, ia pun langsung pergi meninggalkan lokasi.

Luka di Kepala Ternyata Bisul

Polisi memintai keterangan AJDV terkait postingannya itu. Termasuk, foto luka di kepala yang ternyata adalah bisul.

"Ini sudah didalami, termasuk sudah dilakukan visum et repertum terhadap luka. Kami ulangi kembali, luka tersebut adalah bisul yang meletus. Jadi bukan karena bacokan pelaku begal," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (22/5)

Budi menjelaskan, kasus itu awalnya ramai dari unggahan di media sosial soal dugaan pembegalan. Kemudian Direktorat PPA-PPO, Subdit PPA-PPO Jakarta Barat, Polsek Kebon Jeruk, Dokkes Polda Metro Jaya turun tangan menemui AJDV.

"Nah, pada saat kemarin dilakukan undangan klarifikasi dari Direktorat Siber Polda Metro Jaya untuk mendalami apa motif dari yang bersangkutan," jelasnya.

Polisi kemudian menyebut ada kemungkinan upaya membangun opini lewat narasi korban kriminal. Dan kini diketahui bahwa hal itu adalah bohong.

Tonton juga video "Luka di Kepala Muse Model yang Ngaku Dibegal Ternyata Bisul yang Pecah"

(amw/rfs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |