Survei Dunia: Indonesia Negara Paling Bermoral, AS Bermoral Rendah

2 hours ago 2

Gelson Kurniawan,  CNBC Indonesia

22 March 2026 12:00

Jakarta, CNBC Indonesia - Mayoritas penduduk di berbagai negara memandang sesama warga negaranya memiliki moral yang baik.

Berdasarkan data terbaru dari Pew Research Center dalam Spring 2025 Global Attitudes Survey, Indonesia menempati posisi teratas bersama Kanada dalam persepsi positif tersebut.

Sebaliknya, Amerika Serikat menjadi satu-satunya negara dalam survei ini dengan mayoritas penduduk yang menganggap warga senegaranya tidak bermoral. Laporan ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai bagaimana persepsi sosial dan kepercayaan publik terbentuk di berbagai lapisan masyarakat global.

Paradoks Demografi dan Ekonomi

Dari keseluruhan negara yang disurvei, Indonesia dan Kanada memimpin dengan 92% responden di masing-masing negara meyakini bahwa sesama warga negaranya bermoral.

Terdapat sedikit perbedaan pada persentase kelompok yang menjawab sebaliknya, di mana Kanada mencatat angka minoritas sebesar 7% sementara Indonesia berada pada level 8%. Peringkat ini memberikan perspektif yang menantang asumsi umum mengenai faktor utama pembentuk persepsi sosial suatu bangsa.

Tingkat keragaman demografi maupun status ekonomi suatu negara tidak terlihat sebagai faktor penentu utama dalam persepsi moralitas publik. Negara dengan tingkat diversitas tinggi seperti Indonesia dan India berada di peringkat atas, berdampingan dengan negara yang relatif homogen secara demografi seperti Jepang dan Hungaria.

Selain itu, tingkat pembangunan ekonomi juga tidak menunjukkan korelasi langsung yang mutlak. Hal ini terlihat dari tingginya angka persepsi positif yang berimbang antara negara berkembang dan negara maju, seperti halnya pandangan masyarakat di India dan Swedia yang sama-sama menyentuh level 88%.

Berikut adalah rincian data persentase responden dari berbagai belahan dunia yang menilai warga negaranya bermoral dan tidak bermoral, diurutkan dari persepsi positif tertinggi.

Anomali di Amerika Serikat dan Tren Global Lainnya

Amerika Serikat mencatat hasil yang sangat kontras dibandingkan dengan tren global maupun negara tetangganya di kawasan Amerika Utara. Sebanyak 53% responden di Amerika Serikat menyatakan bahwa sesama warga negara mereka tidak bermoral.

Angka ini memposisikan Amerika Serikat sebagai satu-satunya negara di mana pandangan positif mengenai moralitas masyarakat justru berada pada posisi minoritas, yakni di angka 47%.

Berbagai dinamika internal diidentifikasi sebagai kontributor utama terhadap pandangan masyarakat di Amerika Serikat tersebut. Tingkat polarisasi politik yang tajam, meningkatnya sentimen kelompok, serta dinamika perdebatan nasional mengenai isu-isu sosial turut membentuk persepsi publik.

Laporan tersebut mencatat adanya perbedaan pandangan berdasarkan preferensi politik, di mana responden yang berafiliasi atau condong ke Partai Demokrat memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk memberikan penilaian negatif dibandingkan dengan responden dari kelompok Partai Republik.

Di sisi lain, meskipun Amerika Serikat merupakan satu-satunya negara dengan mayoritas absolut pada pandangan negatif, tren pembelahan persepsi publik yang cukup tajam juga ditemukan di beberapa yurisdiksi lain.

Dinamika persentase yang hampir seimbang ini terlihat baik di negara berkembang berskala besar seperti Brasil dan Turki, maupun di negara dengan sistem demokrasi mapan di kawasan Eropa Barat seperti Prancis dan Italia.

-

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(gls/gls)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |