Sekutu Rusia Kian Solid, Kim Jong Un Sambut Lukashenko

4 hours ago 2
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berjalan bersama saat pertemuan di Pyongyang, Korea Utara, 25 Maret 2026. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

Alexander Lukashenko dan Kim Jong Un berjalan bersama di Pyongyang, Korea Utara, Rabu (25/3/2026), dalam kunjungan pertama pemimpin Belarusia tersebut untuk memperkuat hubungan kedua negara yang merupakan sekutu dekat Rusia. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berjalan bersama saat pertemuan di Pyongyang, Korea Utara, 25 Maret 2026. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

Kunjungan ini berlangsung di tengah dukungan Korea Utara kepada Moskow dalam perang melawan Ukraina, termasuk pengiriman jutaan amunisi serta pasukan untuk membantu Rusia mengusir serangan Ukraina di wilayah Kursk pada Agustus 2024. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berjalan bersama saat pertemuan di Pyongyang, Korea Utara, 25 Maret 2026. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

Belarus sebelumnya juga berperan penting dalam invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022 dengan menyediakan wilayahnya sebagai landasan peluncuran serangan, serta menyetujui penempatan rudal nuklir taktis Rusia di perbatasan negara-negara aliansi NATO. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berjalan bersama saat pertemuan di Pyongyang, Korea Utara, 25 Maret 2026. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

Lukashenko tiba di ibu kota Pyongyang dengan sambutan karpet merah dan disambut langsung oleh menteri luar negeri Korea Utara serta puluhan anak-anak yang mengibarkan bendera kedua negara, sebelum kemudian bertemu Kim Jong Un dan berpelukan dalam pertemuan resmi. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berjalan bersama saat pertemuan di Pyongyang, Korea Utara, 25 Maret 2026. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

Dalam kunjungannya, Lukashenko juga memberikan penghormatan di Istana Matahari Kumsusan, mausoleum yang menyimpan jenazah pendiri Korea Utara Kim Il Sung dan Kim Jong Il, yang merupakan kakek dan ayah dari pemimpin saat ini. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berjalan bersama saat pertemuan di Pyongyang, Korea Utara, 25 Maret 2026. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

Korea Utara dan Belarus sama-sama berada di bawah sanksi internasional selama bertahun-tahun, masing-masing karena program nuklir dan pelanggaran HAM, namun keduanya sempat menjalin kontak dengan mantan Presiden Donald Trump dari Amerika Serikat dalam periode yang berbeda, termasuk pertemuan Trump dengan Kim pada 2018–2019 yang tidak menghasilkan kesepakatan besar. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berjalan bersama saat pertemuan di Pyongyang, Korea Utara, 25 Maret 2026. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

Kunjungan Lukashenko terjadi beberapa hari setelah pertemuannya dengan utusan Trump, John Coale, serta pembebasan 250 tahanan politik, sementara hubungan Belarus dengan Washington mulai mencair setelah sebelumnya memburuk pada era Joe Biden, bahkan Lukashenko disebut berpotensi segera mengunjungi Gedung Putih. (President of the Republic of Belarus/Handout via REUTERS)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |