Saran Kontroversial Raymond Chin untuk Para Generasi Sandwich

11 hours ago 7

Jakarta, CNBC Indonesia - Peran generasi sandwich sangat besar, sehingga harus membagi penghasilan untuk memenuhi kebutuhan seluruh anggota keluarga. Fenomena ini sering terjadi karena meningkatnya biaya hidup, harapan hidup yang lebih panjang, serta kurangnya persiapan keuangan di masa tua.

Content Creator Finansial, Raymond Chin memiliki pandangan tersendiri soal generasi sandwich. Bahkan ia mengakui bahwa opini tersebut terbilang kontroversial.

Menurut dia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari merupakan kewajiban orang tua. Artinya kewajiban tersebut tidak dapat dibebankan kepada anak-anaknya.

"Kalau orang tua 'membebankan', ini jahat ya, kalau orang tua tanda kutip membebankan dan mewajibkan sampai di titik anak itu tercekik secara finansial, menurut gue, itu tanggung jawab orang tua," ungkap Raymond dalam Financial Talkshow BNI wondrX 2026, Minggu (23/8/2026).

Raymond mengaku bahwa dirinya masih pun menyisihkan penghasilannya kepada orang tua. Namun hal itu dilakukan atas dasar kemauan.

"Gue pribadi, gue transfer ke orang tua setiap bulan tuh tiga digit juta. Tapi, gue transfer karena gue mau. Bukan karena gue terpaksa. Ini statement kontroversial gue," terang dia.

Dia menegaskan ketika hal semacam ini dinormalisasi, akan terjadi lingkaran setan atau kebiasaan buruk yang terus berulang. Untuk itu dia mengimbau bagi para generasi sandwich agar memutus lingkaran itu.

"Kalau teman-teman di sini sandwich gen ya, karena situasinya sudah memang begitu, plis punya mindset, patahkan rantai itu," tegas Raymond.

Memutus rantai tersebut dilakukan dengan cara disiplin dan kebiasaan finansial. Mereka yang memanggul peran sebagai generasi sandwich harus lebih agresif dalam mengatur keuangan.

"Tapi kalau sudah terlanjur, mau gak mau kita harus lain. Jadi mindset-nya masih sama. Sisihkan, tapi mau gak mau sisihkannya harus lebih agresif. Dari awal, pas kita punya income, 10% untuk support orang tua, 10% untuk support adik, 10% untuk diri sendiri," pungkas dia.

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |