Presiden Prabowo Subianto memerintahkan sejumlah menteri dan pimpinan PT KAI membangun hunian layak bagi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api kawasan Senen, Jakarta Pusat (Jakpus). Pemerintah Gubernur DKI Jakarta mengikuti arahan Prabowo terkait hal itu.
"Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan support sepenuhnya apa yang dilakukan pemerintah pusat untuk penanganan perumahan yang ada di sepanjang rel kereta api," ujar Pramono kepada wartawan di Halte Tosari, Jakpus, Jumat (27/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono menjelaskan hal itu menjadi masalah dari waktu ke waktu. Dia mengatakan Pemprov DKI mulai menangani masalah tempat tinggal warga di sekitar tempat pemakaman umum (TPU).
"Memang itu menjadi problem dari waktu ke waktu yang sebenarnya bagi Pemerintah Jakarta itu juga sudah mulai ditangani, termasuk masyarakat yang mohon maaf yang tinggal di TPU (Tempat Pemakaman Umum). Sebenarnya yang paling besar itu yang sekarang ini yang tinggal di TPU," ujarnya.
Pramono mengatakan warga yang tinggal di TPU kini mulai dipindahkan ke rumah susun. Sedangkan TPU nantinya akan dimanfaatkan hunian yang baru.
"Maka yang di TPU kita pindahkan ke rumah susun yang ada. TPU nya kita manfaatkan untuk tempat hunian yang baru penempatan yang baru. Dan sekarang ini yang relatif dengan cara itu pertama lebih rapih," ucapnya.
"Yang kedua mereka mau kita pindahkan ke rumah-rumah susun yang ada, enam bulan kami gratiskan tapi setelah itu mereka kita minta untuk berbayar sewa atau sepenuhnya. Sehingga kembali ke pertanyaan yang awal tadi pemerintah akan bekerja sama sepenuhnya dengan pemerintah pusat untuk penanganan itu," tutupnya.
Sebelumnya, Prabowo menemui warga atau blusukan di bantaran rel kereta api kawasan Senen, Jakarta Pusat. Setelah menyerap harapan masyarakat, Prabowo memerintahkan sejumlah menteri dan pimpinan PT KAI membangun hunian layak bagi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api kawasan Senen.
"Tadi malam, setelah blusukan menyapa warga di pinggir rel kereta api kawasan Senen, Jakarta Pusat," tulis Seskab Teddy Indra Wijaya di akun Instagram Setkab, Jumat (27/3).
Prabowo memberikan perintah tersebut kepada Menteri PKP Maruarar Sirait, Menteri PU Dody Hanggodo, Plt Dirut Perumnas Imelda Alini Pohan, dan Dirut PT KAI Bobby Rasyidin. Perintah diberikan dalam rapat terbatas yang dipimpin oleh Prabowo.
"Presiden Prabowo langsung memerintahkan Menteri Perumahan melalui telepon karena sedang di Toba (diwakili Sekjen Menteri), Menteri Pekerjaan Umum, Dirut Perumnas dan KAI (Kereta Api Indonesia) serta beberapa pejabat terkait untuk membangun rumah hunian bagi warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta api."
(dvp/isa)

















































