Jakarta -
Presiden Prabowo Subianto akan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko. Kunjungan kenegaraan akan berlangsung lusa.
Rencana kunjungan kenegaraan ini dibahas dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri Sugiono dengan Menteri Luar Negeri Belarus, Maxim Ryzhenko, di Kantor Kemlu RI, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026).
Sugiono dan Ryzhenko membahas persiapan kunjungan kenegaraan, termasuk kerja sama yang akan dibahas Prabowo bersama Lukashenko. Kedua Menlu juga membahas penguatan hubungan Indonesia-Belarus dalam bidang ekonomi, pertanian, ketahanan pangan, kebudayaan, hingga ilmu pengetahuan dan teknologi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Indonesia menyambut baik rencana peluncuran Road Map for Bilateral Cooperation 2026-2030 pada kunjungan ini yang diharapkan dapat menjadi kerangka kerja untuk mendorong kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan di antara kedua negara," demikian isi keterangan tertulis Kemlu.
Menlu Belarus (kiri) dan Menlu RI Sugiono (kanan)-(dok. Kemlu)
Selain itu, keduanya turut bertukar pandangan mengenai isu-isu yang menjadi perhatian bersama pada tingkat regional dan global. Kedua Menlu juga menyampaikan keyakinan kunjungan Presiden Aleksandr Lukashenko ke Indonesia akan semakin mempererat hubungan Indonesia-Belarus dan menghasilkan berbagai kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
Belarus merupakan mitra penting bagi Indonesia di kawasan Eurasia dan salah satu anggota kunci dari Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EAEU). Indonesia dan EAEU telah menandatangani persetujuan perdagangan bebas (Indonesia-EAEU Free Trade Agreement) pada bulan Desember 2025.
(eva/haf)


















































