Bentrokan dengan polisi anti huru hara menyusul kematian Abderrahim Fakir setelah ia ditahan oleh polisi selama upaya penangkapan.
Para pengunjuk rasa bentrok dengan polisi anti huru-hara selama protes menyusul kematian Abderrahim Fakir setelah ia ditahan oleh polisi selama upaya penangkapan, di Bologna, Italia, Senin (20/7/2026). (REUTERS/Michele Lapini)
Para demonstran terlihat membarikade jalan dengan sepeda. Polisi anti huru hara mencoba mengendalikan kerumunan saat beberapa demonstran melemparkan benda-benda ke arah mereka. (REUTERS/Michele Lapini)
"Teriakan 'polisi pembunuh' dan 'seluruh dunia membencimu,' yang diteriakkan selama demonstrasi di Bologna ... sangat memalukan," kata Tommaso Foti, menteri urusan Eropa dalam pemerintahan Perdana Menteri Giorgia Meloni. (REUTERS/Michele Lapini)
Beberapa orang melemparkan petasan di dekat gedung polisi di kota itu dan polisi bereaksi menggunakan gas air mata dan meriam air. (REUTERS/Michele Lapini)
Sekelompok demonstran duduk di sebuah alun-alun sambil memegang foto Fakir, menggambarkan tindakan tersebut sebagai isyarat protes tanpa kekerasan. (REUTERS/Michele Lapini)
source on Google


















































